Bertemu PSSI di UEA, FIFA: Indonesia Negara yang Sangat Potensial

PSSI dan FIFA memanfaatkan Kualifikasi 2022 dengan sangat baik, terbukti dari pertemuan yang dilakukan keduanya.

Pertemuan antara PSSI dan FIFA dilakukan usai menyelesaikan pertandingan terakhirnya melawan Uni Emirate Arab ().

Untuk Indonesia diwakilkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, yaitu .

Sedangkan untuk FIFA diwakilkan oleh tiga orang, yakni Kenny Jean Marie yang menjabat Chief Member Associations Officer, Sanjeevan C Balasingam selaku Director Member Associations Asia and Oceania, dan Lavin Vignesh sebagai Regional Office Development Manager FIFA Development.

Pertemuan sendiri membahas tentang banyaknya program dari kedua belah pihak.

Terkhusus soal sepak bola indonesja, FIFA menyebutkan bahwa sebetulnya mereka merupakan salah satu negara yang sangat potensial.

Terlebih FIFA menilai bahwa Indonesia merupakan mitra strategis di sepak bola.

“Kami mendukung penuh apa yang bisa FIFA lakukan untuk Indonesia demi meraih potensi terbesar mencapai pengembangan sepak bola dari seluruh lini secara menyeluruh kedepannya,” kata Kenny Jean Marie.

“Dengan komunikasi yang sudah terjalin selama ini. FIFA percaya bahwa tingkat optimalisasi dapat terwujud kedepannya,” tambahnya.

Selain itu, di pihak lain Maaike Ira Puspita sangat menyambut pertemuan yang dilakukan oleh FIFA dan PSSI.

Apalagi selama ini diakuinya PSSI selalu berkomunikasi baik dengan FIFA.

“PSSI menyambut baik pertemuan yang diadakan untuk pertama kali sejak pandemi Covid-19 ini. Kami selama ini terus menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan FIFA,” kata Maaike Ira Puspita.

Yang menjadi garis besar dalam pertemuan tersebut adalah terkait 2023 mendatang.

Tidak hanya itu, FIFA bahkan akan memberikan beberapa program kepada PSSI ke depannya.

“Pertemuan ini kami membicarakan sejumlah hal, diantaranya rencana program-program FIFA yang akan diberikan kepada Indonesia kedepannya, dukungan FIFA terhadap PSSI terkait pengembangan sepak bola.”

“Selain itu, kami juga membahas terkait program FIFA Forward dan mendatang,” jelasnya.

Berita Terkait