Persita Tangerang Kalahkan Persipura Jayapura, Laga Diwarnai Keributan

Tangerang meraih hasil bagus pada laga uji coba melawan sesama tim , , di Indomilk Arena, Minggu, 13 Juni. Kemenangan 3-1 diperoleh Persita, tapi laga diwarnai aksi ribut antarpemain kedua tim.

Pertandigan ini tidak bisa diselesaikan karena kejadian ribut-ribut tersebut. , sebagai pelatih kepala , kecewa dengan bagaimana pemainnya bersikap pada laga itu, yang jadi menyebabkan keributan pada laga.

“Sekelas AFC perbuatan kammi tadi akan didiskualifikasi, kami semua mempunyai mimpi untuk mendapatkan prestasi tertinggi. Bersama kami instrospeksi diri untuk mencapai mimpi kita bersama,” ungkap sosok asal Brasil tersebut.

Sebagaimana diketahui, laga ini menjadi bagian dari persiapan Persipura yang akan menjadi wakil Indonesia di . Tim Mutiara Hitam tergabung di Grup H, bersama , , dan .

Semestinya pertandingan Piala AFC sudah dimulai bulan ini, tapi akhirnya ditunda setelah Singapura yang menjadi tuan rumah menerapkan lockdown, karena angka virus Covid-19 di negara tetangga itu sedang merangsek tinggi.

Pada pertandingan melawan Persita, Persipura memang kalah dalam menguasai permainan dan menciptakan peluang. Satu-satunya gol yang didapatkan oleh Persipura adalah berkat penalti, setelah sudah ketinggalan tiga gol tanpa balas.

Aldi Al Achya jadi bintang kemenangan Persita pada laga ini dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-11 dan 15′. Satu gol tambahan Persita lahir dari tendangan bebas menit ke-36, melalui sepakan keras Ahmad .

“Dalam permainan sepakbola, tensi meninggi itu wajar. Tapi tadi keputusan itu memang serentak kami ambil, dari manajemen Persipura dan Persita, untuk menghentikan pertandingan karena kami tidak ingin permainan ini ternodai dengan hal-hal yang memicu emosional kedua belah pihak. Sempat terjadi kesalahpahaman tapi semua tetap terkendali dan bisa diselesaikan dengan baik,” ungkap Nyoman Suryanthara, manajer Persita, tentang laga dihentikan.

“Sayang sekali sebenarnya karena permainan berjalan sangat baik. Dan ini seharusnya bisa jadi ajang yang baik juga untuk Persita dan Persipura bisa menjajal kemampuan masing-masing. Tapi ke depannya semoga kami bisa kembali bertemu di lapangan dengan permainan terbaik kami. Yang penting, sportivitas tetap di atas segalanya dan kami semua saudara. Sedikit gesekan itu biasa, tapi di luar lapangan, kami semua tetap saudara,” tutup Nyoman.

Berita Terkait