Timnas Indonesia Akui Kalah Kelas Dibandingkan Uni Emirat Arab

Jajaran pelatih Indonesia mengakui skuad Garuda kalah kelas, sehingga menelan kekalahan telak 5-0 dari () di Stadion Zabeel, Sabtu (12/6) dinihari WIB, dalam laga mereka di Grup G babak kedua kualifikasi 2022 zona Asia.

Indonesia dibuat tidak berkutik di pertandingan tersebut, terutama di babak pertama. Akibatnya, UEA yang tampil lebih dominan dengan leluasa membongkar pertahanan tim Merah Putih.

Asisten pelatih mengatakan, berkaca dari materi pemain, sebagian besar skuad Indonesia masih berusia muda. Hal itu bertolak belakang dengan UEA yang tetap menurunkan kekuatan terbaiknya, meski mereka masih menyisakan satu pertandingan melawan pada pekan depan.

“Kami akui kualitasnya sangat jauh. Kami ucapkan selamat kepada UEA. Kami belajar dari kekalahan ini, dan akan berkembang [lebih baik]. Sisi positifnya, kami banyak berisi pemain muda yang bisa berkembang ke depannya,” ujar In-cheul dalam keterangannya kepada wartawan.

Indonesia sebetulnya mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan menjelang babak pertama berakhir di saat tertinggal 2-0. Sayangnya, kans itu terbuang setelah Evan Dimas yang dipercaya sebagai algojo gagal menunaikan tugasnya dengan baik.

Tendangan Evan Dimas yang mengarah ke pojok kanan gawang Ali Khaseif dapat ditepis kiper UEA tersebut. In-cheul meyakini bila eksekusi penalti itu berhasil, penampialan pemain akan berbeda.

“Penalti sepertinya memberikan pengaruh. Kalau penalti tidak gagal, dan kami bisa sukses mengeksekusinya, mungkin situasi akan berpihak kepada timnas Indonesia di sisa pertandingan,” ucap In-cheul.

Secara keseluruhan, Indonesia mendapatkan hasil tidak memuaskan selama berada di Dubai. Selain menelan kekalahan dalam dua pertandingan uji coba, anak asuh ini menuai satu imbang dan dua kekalahan telak dari tiga laga sisa kualifikasi.

Indonesia hanya mampu mencetak total lima gol, dan kebobolan 17 kali dalam lima pertandingan di Dubai. Sejak awal sektor pertahanan memang menjadi sorotan Tae-yong.

“Jujur kami tidak puas dengan hasil pertandingan. Latihan dan persiapan berjalan dengan baik, namun pengalaman masih kalah, karena banyak pemain muda. Tapi kami punya harapan besar ke depannya,” imbuh In-cheul.

Berita Terkait