Pos Striker Jadi Kebutuhan Paling Mendesak Persik Kediri Jelang Liga 1

Pemain berposisi striker kini menjadi kebutuhan paling utama yang harus segera dilengkapi Persik Kediri dalam persiapan akhir menuju kick-off Liga 1 pada 10 Juli mendatang.

Urgensi itu sangat terlihat dalam rangkaian laga uji coba yang telah dilakoni Persik, yaitu saat menelan kekalahan dari (1-2; 5 Juni) dan menang atas FC (2-0; 9 Juni).

“Kalau ada Bagas, tentu skema permainan yang kita terapkan akan sangat berbeda dan jauh lebih bagus,” ucap pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, usai menang atas Dewa United FC, Rabu (9/6/21).

Sejatinya, tim kebanggaan Persik Mania itu telah memiliki dua pemain di pos striker. Mereka adalah dan Muhammad , yang menjadi rekrutan terbaru asal PSIS Semarang.

Sayang, kedua pemain berusia muda itu masih dihadang oleh problem cedera. Sehingga, Joko Susilo dituntut melakukan improvisasi tinggi perihal skemanya tanpa keberadaan striker bertipe target man.

“Kalau Anda teliti, kami menerapkan skema dengan false nine (striker palsu). Bagaimana lagi, mereka sedang tak bisa bermain,” sambung dia.

Dalam paparan evaluasi pasca kepulangan dari Piala , Joko Susilo memang menghendaki tambahan dua pemain di lini serang Persik Kediri.

Upaya itu hanya menghasilkan satu nama saja, yakni . Sehingga kini jelas, bahwa posisi striker menjadi kebutuhan utama ketika dua penyerang muda berhalangan tampil.

“Untuk membenahi sisi-sisi kekurangan tim tentu membutuhkan (mendatangkan) tambahan (pemain) lagi,” ucap pelatih kelahiran Cepu, Blora Jawa Tengah tersebut.

Namun, kembali lagi segala kebijakan transfer pemain berada di tangan manajemen, termasuk dengan upaya melengkapi kuota empat pemain asing Persik sesuai regulasi kompetisi .

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.