Intagram Pratama Arhan Diserbu Netizen Vietnam Buntut Tekel Keras kepada Nguyen Tuan Anh

Warganet berbondong-bondong membanjiri kolom komentar instagram pribadi buntut tekel keras kepada Nguyen Tuan Anh.

Meski sudah berlalu, tensi panas laga lanjutan Grup G Zona Asia, Senin (7/6/2021) masih terasa hingga di luar lapangan.

Laga yang digelar di Stadion Al Maktoum, Dubai Uni Emirat Arab itu dimenangi Vietnam dengan skor 4-0.

Gol-gol kemenangan pasukan The Golden Stars dicetak oleh Nguyen Tien Linh (51′), (62′), Nguyen Cong Phuong (67′), dan Vu Van Thanh (74′).

Permainan keras Indonesia membuat fans Vietnam geram pasca-laga.

Satu insiden yang cukup menyita perhatian fans dan media Vietnam adalah pelanggaran yang menimpa Nguyen Tuan Anh pada menit ke-23.

Gelandang bernomor punggung 11 itu dihantam dengan tekel keras oleh bek kiri , Pratama Arhan.

Tekel Arhan membuat Tuan Anh jatuh terkapar dalam situasi perebutan bola.

Atas tekel itu, Tuan Anh tak bisa melanjutkan laga karena mengalami cedera.

Dilansir BolaSport.com dari TheThao247, Pratama Arhan dilaporkan sudah meminta maaf kepada Tuan Anh secara langsung di lorong stadion Al Maktoum.

Shin Tae-yong juga dikabarkan telah membicarakan insiden itu secara langsung dengan Park Hang-seo.

Walau demikian, amarah fans Vietnam kepada Arhan sudah telanjur tak terbendung.

Dari pantauan BolaSport.com, instagram pibadi Pratama Arhan dibanjiri komentar dari netizen Vietnam pada Selasa (8/6/2021) hingga Rabu.

Postingan Arhan enam minggu lalu, ramai dibanjiri komentar bernada ejekan seperti menyebut dirinya pemain gulat.

Pelatih , Park Hang-seo membenarkan jika Indonesia bermain keras dalam laga ini.

“Benar jika Indonesia punya tendensi untuk membuat pelanggaran,” ujar Park Hang-seo.

“Tetapi saya tak mau berkomentar lebih jauh. Sama halnya berkomentar untuk wasit, Ini hal biasa dalam sepak bola,” tambahnya.

pemain terkena kartu kuning dari wasit Ahmad Alali.

Lima pemain yang dimaksud yakni Arif Satria (menit ke-15), (18′), Nadeo Argawinata (51′), Pratama Arhan (60′), dan Egy Maulana Vikri (90+2′).

Satu kartu kuning lainnya didapatkan pelatih Shin Tae-yong di menit ke-77.

Menanggapi permainan keras anak asuhnya, Shin mengaku tak pernah menginstruksikan demikian.

“Jadi, sebenarnya bukan taktik dari saya (permainan keras timnas Indonesia),” kata Shin Tae-yong.

“Di final 2019, Indonesia kalah dari Vietnam, pemain saya tidak mau menerima kekalahan lagi,” ucap Shin Tae-yong.

“Kemauan mereka sendiri itu memang tinggi dan akhirnya mereka bertarung habis-habisan,” tambahnya.

Berita Terkait