Duel Pelatih Timnas Indonesia Vs Uni Emirat Arab: Strategi Counter Attack Shin Tae-yong Kontra Total Football ala Bert van Marwijk

Timnas akan bersua Uni Emirat Arab (UEA) pada laga lanjutan Grup G zona Asia. Duel ini bakal memperlihatkan adu strategi counter attack versus total football.

Pelatih , Shin Tae-yong, menerapkan taktik counter attack atau serangan balik ketika bersua pada laga Grup G kualifikasi 2022 zona Asia di Stadion Al-Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (8/6/2021) malam WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Shin Tae-yong menerapkan taktik 5-3-2. Pratama Arhan, , Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, dan Rachmat Irianto menghuni pos di lini belakang.

Adapun , Evan Dimas, serta Osvaldo Haay menjadi penyeimbang di sektor tengah. Ketiganya menyokong Yakob Sayuri dan yang menghuni lini serang.

Strategi yang diterapkan Shin Tae-yong efektif menahan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan pemain Vietnam, terutama pada paruh pertama. Tampil bertahan, Timnas Indonesia juga beberapa kali melancarkan serangan balik.

Sayangnya, serangan Timnas Garuda yang dibangun lewat kaki Evan Dimas masih belum efektif. Upaya Timnas Indonesia melancarkan serangan selalu kandas di kaki barisan gelandang Vietnam yang menerapkan gegenpressing.

Alhasil, Indonesia takluk empat gol tanpa balas kontra Vietnam. Keempat gol Timnas Vietnam dicetak Nguyen Tien Linh menit ke-51, Nguyen Quang Hai menit ke-62, Nguyen Cong Phuong menit ke-67, dan ditutup oleh gol Vu Vanh Than menit ke-74.

Bersua Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Zabeel, Jumat (11/6/2021) malam WIB, Shin Tae-yong diprediksi akan kembali menerapkan taktik counter attack di Timnas Indonesia. Strategi tersebut diharapkan bisa meredam barisan depan UEA, sekaligus merepotkan lewat serangan balik.

Meski begitu, Timnas Indonesia diprediksi bakal kepayahan meladeni permainan Uni Emirat Arab. Pasalnya, UEA diasuh pelatih asal Belanda, .

Sama seperti pelatih asal Belanda lainnya, Van Marwijk juga menerapkan strategi Total Football di . Sejak dipercaya mengasuh UEA pada 20 Maret 2019, Bert van Marwijk mengandalkan formasi 4-2-3-1 ataupun 4-3-3.

Hasilnya, Timnas UEA berhasil memetik hasil bagus. Dari 11 pertandingan yang sudah dijalani di seluruh ajang, Uni Emirat Arab mampu memetik tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan dua kekalahan.

Berhadapan dengan Timnas Indonesia, Bert van Marwijk diprediksi bakal menerapkan formasi 4-2-3-1. Striker klub Al Jazira, Ali Mabkhout, akan diplot mantan pelatih Timnas Belanda itu sebagai striker tunggal.

Ali bakal dibantu Khalfan Mubarak dan dua pemain naturalisasi asal Brasil, Caio Canedo serta Fabio Lima yang menghuni pos gelandang serang.

Melakoni duel ini, Timnas Uni Emirat Arab bertekad mendulang tiga poin. Kemenangan akan menjaga asa UEA untuk lolos ke putaran ketiga 2022 zona Asia.

Saat ini, UEA berada di peringkat kedua Grup G dengan raihan 12 poin atau tertinggal dua angka dari Vietnam. Adapun Timnas Indonesia di dasar grup dengan koleksi satu angka.

“Bagi saya, pertandingan yang paling penting adalah melawan Timnas Indonesia. Tidak ada yang lain,” ujar Bert van Marwijk.

“Kami melihat pertandingan melawan Timnas Indonesia seperti yang lainnya, sangat penting. Kami harus melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan itu,” tegas pelatih yang sukses membawa Timnas Belanda ke final Piala Dunia 2010 itu.

Berita Terkait