Semen Padang Tolak Liga 2 dengan Sistem Empat Grup

Manajer FC menolak usul dan operator liga PT agar kompetisi dibuat dengan sistem empat grup.

“Kita menolak usulan tersebut karena kompetisi Liga 2 harus dua wilayah,” kata dia di Padang, Senin.

Dia mengatakan dalam pertemuan lalu PSII menawarkan usul itu dan Semen Padang menolaknya.

“Kita harus profesional dan kompetisi ini harus seperti biasa yakni digelar dengan sistem yang biasa,” kata dia.

Ia mengatakan penolakan ini akan disampaikan dalam pertemuan manajer sebelum Liga 2 musim ini bergulir.

Sebelumnya pelatih mengusulkan agar Liga 2 2021 digelar di lokasi netral sehingga menjadi lebih “fair play”.

“Kalau tetap ingin ada yang menjadi tuan rumah, alangkah baiknya digelar saja home and away,” kata dia.

Menurut dia, idealnya kompetisi ke dalam dua wilayah dan setiap tim berlaga kandang serta tandang.

“Kalau konsep saat ini dibagi dalam empat grup dan digelar di kandang salah satu tim yang ada di grup tersebut. Ini tentu tidak baik,” kata dia.

Dia mencohtohkan Medan mengajukan diri menjadi tuan rumah penyisihan grup, ini tentu tidak baik bagi tim lain karena ada yang diuntungkan.

“Digelar saja di tempat netral seperti di Jawa sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” kata dia. (Antara.com)

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.