Persiba Keberatan dengan Format Liga 2, Dianggap Terlalu Singkat

menolak format empat grup yang akan diterapkan di 2021. Manajemen klub menilai kompetisi tak ideal dan terlalu singkat.

Dalam pemaparan PSSI dan PT Baru () saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Polri beberapa waktu lalu, kompetisi direncanakan akan dijalankan dalam waktu selama enam bulan. Fase grup dijalankan Juli hingga September.

Babak perempat final Oktober-November, semifinal November, dan final Desember. Untuk fase grup, sebanyak 24 klub Liga 2 akan dibagi ke dalam empat grup yang masing-masing diisi 6 klub.

Fase grup akan melangsungkan 10 match week dengan sistem kompetisi penuh dengan total 120 pertandingan. Dua tim teratas setiap grup akan lolos ke perempat final.

Fase grup inilah yang menjadi sorotan Persiba. Mereka menyoroti potensi tim akan berkompetisi sebentar saja andai tak lolos dari fase grup Liga 2 2021.

“Bayangkan kalau main di empat grup dengan enam klub, berarti hanya 10 pertandingan. Berarti hidupnya kan ditentukan dengan 10 pertandingan,” kata Presiden Persiba Gede Widiade kepada wartawan.

“Apabila gagal, tinggal menunggu degradasi atau tidak. Bayangkan mereka yang punya klub sudah berdarah-darah puluhan miliar hanya ditentukan oleh 10 pertandingan,” ujarnya menambahkan.

“Kami mengelola klub ini bukan satu-dua rupiah, tapi puluhan miliar. Kalau hidup kami hanya ditentukan oleh 10 pertandingan lalu terdegradasi, jangan bilang nasib. Bayangkan 10 pertandingan itu paling cuma satu-dua bulan. Lah kontrak kami (pemain, pelatih, staf) berapa lama?” tuturnya.

“Tolong Pak Jarno (, Direktur Operasional LIB) Pak Dirut (, Direktur Utama LIB), buka hati bapak-bapak. Kami sudah keluar darah dan uang, perhatikan, yang fair saja (format kompetisi), kalah-menang itu urusan pertandingan, yang fair,” ucapnya.

Sementara babak perempatfinal akan ada 6 match week dengan sistem kompetisi penuh yang terdiri dari dua grup. Akan ada total 24 pertandingan. Dua tim teratas dalam setiap grup melaju ke semifinal.

Saat di semifinal Liga 2 2021, pertandingan digelar dengan sistem silang, yakni juara grup Vs Runner-up. Single match. Masing-masing pemenang melaju ke final.

Tim yang kalah di semifinal akan memperebutkan peringkat ke-3. Dan terakhir babak final digelar dengan single match.

Berita Terkait