Minta Masukan Wakil Ketua Umum PSSI, Presiden Baru Arema FC Siap Selesaikan Masalah Dualisme

Presiden baru Arema FC, Gilang Widya Pramana, menyiapkan rencana untuk menyelesaikan masalah dualisme.

Seperti diketahui, Arema FC baru saja memiliki presiden baru.

Pengusaha, Gilang Widya Pramana, adalah sosok yang resmi mengakuisisi Arema FC.

Usai resmi diperkenalkan Gilang Widya Permana langsung memaparkan programnya untuk Arema FC.

Salah satunya adalah masalah dualisme Arema yang sudah berlangsung satu dekade.

Tak main-main, untuk menyelesaikan masalah ini Gilang berkonsultasi langsung dengan Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto.

Iwan Budianto sendiri merupakan salah satu sosok penting di manajemen Arema FC.

“Banyak sekali program kerja yang sudah saya sampaikan kepada Pak IB (Iwan Budianto),” kata Gilang dikutip Bolanas dari Kompas.com, Senin (7/6/2021).

“Termasuk yang paling penting, pertama ada masalah dualisme yang akan segera kita selesaikan,” imbuhnya.

Masalah duealisme di kubu Arema memang sudah terjadi sejak tahun 2011 lalu bersamaan dengan dualisme kompetisi di Indonesia saat itu.

Isu ini kian memanas ketika PSSI kembali mengakui Arema Indonesia pada tahun 2017 lalu.

Keputusan PSSI tersebut menyebabkan pendukung Arema terbelah menjadi dua kubu.

Sebagian Aremania kini terbelah mendukung Arema FC di Liga 1 dan Arema Indonesia di Liga 3.

Untuk menyelasaikan masalah rumit ini, Gilang mengaku sudah menyusun rencana.

Gilang mengaku sudah menyiapkan time line untuk merunut akar permasalahan dualisme tersebut.

Meski begitu, pria yang kerap dijuluki sebagai Crazy Rich Malang itu pun tetap akan berkordinasi dengan manajemen Arema FC.

“Untuk menyelesaikan dualisme, tentu saya mengikuti Pak IB dan juga tim,” ungkap Gilang.

“Yang pasti kami sudah siapkan time line penyelesaiannya.”

“Jadi, kami sudah ada targetnya,” pungkasnya.