Dipulangkan Johor Darul Takzim, Syahrian Abimanyu Segera Meninggalkan Australia

bakal menambah jumlah pemain di Liga setelah Johor Darul Takzim siap memulangkannya dari Australia.

Setelah sah sebagai pemain Johor Darul Takzim (), Syahrian Abimanyu langsung dipinjamkan ke Newcastle Jets dari Liga Australia.

Kini, JDT kehilangan satu pemain asing slot dari negara setelah mundur.

Kapten Singapura ini mudik dan meneruskan karier di Liga Australia bersama sejak bulan lalu.

Karena posisi Hariss Harun dan Syahrian Abimanyu sama yaitu gelandang bertahan, JDT sejak awal diprediksi tak kesulitan dapat pengganti.

Pada 2 Juni 2021, Direktur Olahraga Johor Darul Takzim, Martin Perst memberikan komentar soal pemulangan pemain timnas Indonesia ini.

“Pemain muda kelahiran Indonesia, Syahrian Abimanyu akan kembali ke Johor Darul Takzim Football Club (JDT) untuk sisa musim 2021 setelah masa pinjaman singkat dengan klub A-League, Newcastle Jets,” kata Martin Perst, melalui unggahan media sosial resmi JDT.

Sebelumnya, klub elite Liga Malaysia ini setuju melepas Hariss Harun.

Setelah enam musim penuh menjadi bagian kesuksesan juara , Johor Darul Takzim (JDT), Hariss Harun kembali ke Negeri Singa.

Ya, Hariss Harun meninggalkan JDT untuk menandatangani kontrak dengan klub Liga Singapura atau Singapore Premier League (SPL), Lion City Sailors FC.

Via halaman Facebook resmi JDT pada Senin (10/5/2021), klub Malaysia itu mengungkapkan bahwa kontrak sang pemain diputus dengan kesepakatan bersama.

Keputusan Hariss untuk kembali ke Singapura karena masalah keluarga, tulis admin dari JDT.

Hariss Harun juga mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah membuatnya tidak mungkin untuk tak pulang ke rumahnya secara lebih teratur.

Dia memiliki setengah tahun sisa kontraknya dengan JDT. Lalu, Lion City Sailors kemudian mengumumkan bahwa pemain berusia 30 tahun itu akan bergabung dengan mereka dalam kontrak 3½ tahun.

Setelah diresmikan secara online, Hariss berterima kasih kepada mantan klubnya dan berkata: “Saya sangat senang bisa kembali ke rumah.”

“SPL adalah tempat saya mulai membangun karier. Sekarang, menarik untuk menjadi bagian dari visi pembangunan Lion City Sailors.”

“Sebab, klub ini akan dapat bertindak sebagai katalisator untuk SPL dan sepak bola Singapura,” tuturnya.

Dikatakan Hariss Harun, dia benar-benar menikmati waktu saya bersama JDT.

“Suatu kehormatan telah mengenakan ban kapten untuk tim yang menikmati kesuksesan luar biasa di lapangan sekaligus membuat peningkatan luar biasa di luar lapangan,” ucap Hariss.

“Saya tidak sabar untuk memulai bab berikutnya dengan para Sailors. Saya menantikan tahun-tahun kesuksesan klub ini di lapangan dan kemajuan di luar lapangan.”

Kepergian Hariss Harun dari Johor Darul Takzim memang membuka peluang pemain Indonesia, Syahrian Abimanyu lebih cepat berkarier di Australia.

Berita Terkait