Ingin Bela Timnas Indonesia, Ezra Walian Minta PSSI Tak Diam soal Kasusnya

Stirker Persib Bandung, Ezra Walian, meminta PSSI untuk segera mengurus masalah kewarganegaraannya ke FIFA.

Ezra Walian kembali angkat bicara soal situasinya saat ini yang masih dilarang untuk membela timnas Indonesia.

Seperti diekathui, Ezra Walian telah resmi menjad Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2017 lalu.

Namun, FIFA melarang Ezra Walian bermain untuk timnas Indonesia.

Pasalnya, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengirimkan memorandum terkait status Ezra.

Striker berusia 23 tahun itu tercatat pernah membela timnas Belanda mulai dari U-15, U-16, dan U-17.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, sebelumnya mengatakan pihaknya kesulitan menangani kasus Ezra.

“FIFA kan sudah mengeluarkan notes seperti itu,” kata Yunus Nusi dikutip Bolanas dari BolaSport.com, Selasa (1/6/2021).

“Mereka bilang, anda sudah tahu keputusannya. Biasalah kalau FIFA,” imbuhnya.

Namun, pernyataan berbeda justru dilontarkan oleh Ezra.

Pemain jebolan Jox Ajax itu menjelaskan bahwa kasusnya bisa segera selesai apabila PSSI mau turun tangan.

Menurut Ezra, PSSI hanya perlu mengirimkan surat ke FIFA untuk mengubah asosiasinya menjadi Indonesia.

“Saya pernah bicara dalam satu wawancara lainnya bahwa saya tinggal mengirim satu lagi surat ke FIFA untuk mengubah asosiasi saya,” kata Ezra dikutip dari Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

“Ini bukan hanya tentang saya tapi PSSI,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ezra mengatakan kasusnya tak serumit yang dibayangkan.

Ezra pun mencotohkan naturalisasi pemain baru Malaysia asal Belgia, Dion Cools.

Dion Cools sendiri sebelumnya juga pernah membela timnas Belgia U-18, U-19, dan U-21.

“Saya mendengar kabar, beberapa hari lalu ada orang Belgia yang dinaturalisasi Malaysia dan dia bisa bermain,” tutur Ezra.

“Itu menunjukkan bahwa bagi saya situasinya serupa.”

“Saya bisa bermain untuk tim nasional jika PSSI menyelesaikan masalah saya,” imbuhnnya.

Ezra sendiri berharap bisa segera kembali membela timnas Indonesia.

“Saya tetap menanti PSSI karena saya sangat ingin bermain untuk tim nasional tentunya,” ungkapnya.

“Saya hanya ingin bermain untuk tim nasional dan itu yang paling penting. Bermain melawan Jepang atau Singapura juga akan selalu menyenangkan,” tutupnya.