HNK Rijeka Duetkan Dua Pemain Indonesia, Media Kroasia: Menang Banyak!

berhasil menduetkan dua pemain , dan .

David Maulana menjadi pemain Indonesia terbaru yang akan merumput di Eropa.

Eks kapten itu resmi bergabung dengan klub kasta tertinggi Liga Kroasia, HNK Rijeka.

David Maulana akan bergabung dengan duetnya di lini tengah Indonesia, Brylian Aldama.

Brylian Aldama memang telah diresmikan oleh HNK Rijeka sejak April silam.

Saat ini, Brylian bahkan telah menorehkan prestasi dengan mengantarkan Rijeka U-19 menjuarai liga junior kota Rijeka.

Pihak Rijeka pun langsung memamerkan potret kedua sahabat tersebut di Instagram klub.

“Selamat datang, David Maulana,” tulis Rijeka di Instagram (6/6/2021).

Meski baru diumumkan hari ini, kepindahan David Maulana sudah tercium media Kroasia sejak kedatangan Brylian.

Media Kroasia, Germanijak, pertama kali membocorkan transfer ganda Rijeka tersebut.

“HNK Rijeka hari ini memperkenalkan dua pemain baru,” tulis Germanijak (2/4/2021).

“Pertama, Brylian Negietha Dwiki Aldama, yang lainnya adalah David Maulana.”

Saat berita itu diturunkan, David masih berada di Indonesia, bahkan sempat membantah telah direkrut Rijeka.

Bagaimanapun, David saat ini bakal membentuk duet mematikan di lini tengah tim junior Rijeka.

Germanijak pun berspekulasi bahwa Rijeka telah “menang banyak” dengan merekrut dua pemain Indonesia itu.

“Rijeka bisa mendapatkan keuntungan berkali lipat dari bisnis ini,” tulis media Kroasia itu.

“Pertama mereka membawa dua pemain muda berbakat tanpa uang (biaya transfer.”

Brylian dan David disebut bisa menarik perhatian publik Indonesia pada Rijeka.

“Pada saat yang sama HNK Rijeka membuka pasar yang besar (Indonesia) dan mereka bisa mendapatkan keuntungan besar.”

“Jangan lupakan bahwa Indonesia adalah negara berpenduduk 267 juta orang, dan efeknya sudah terlihat di media sosial, di mana komentar dukungan untuk klub asal Rijeka bertambah banyak dari Indonesia.”

Hingga berita ini ditulis, unggahan pengumuman kedatangan David Maulana telah mendapat like lebih dari 20 ribu orang.

Berita Terkait