Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Thailand: Evan Dimas dan Asnawi Mangkualam Menjanjikan

mendapatkan poin pertama dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia di Stadion Al-Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (4/6/2021) dini hari WIB. Evan Dimas dkk menahan Thailand 2-2.

Poin itu harus diraih Timnas Indonesia dengan susah payah. Mereka harus menunggu hingga laga ke enam untuk meraup satu poin.

Timnas Indonesia semalam juga tampil habis-habisan. Meski tak punya peluang lolos, mereka tak menjadikan laga itu sebagai formalitas belaka. Perjuangan keras itu tak lepas dari didikan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Bahkan sederet pemain harus keluar karena cedera, seperti Egy Maulana, Witan Sulaeman dan .

Dari jalannya pertandingan, Skuad Garuda kecolongan gol cepat pemain Thailand, Narubodin Weerawatnodom, ketika laga baru berjalan 5 menit. Terlihat pemain Indonesia masih agak canggung dan Thailand memanfaatkannya.

Untungnya Timnas Indonesia tidak down dengan gol itu. Tapi, mereka butuh hampir 35 menit untuk menyamakan kedudukan. Gelandang Kadek Agung berhasil menyamakan kedudukan lewat skenario serangan yang cerdik.

berhasil melepaskan terobosan tak terduga ke dalam kotak penalti. Di sana Kadek berlari tanpa diduga untuk menyambut umpan itu. Pemain asal Bali United tersebut berhasil menyelesaikannya jadi sebuah gol cantik.

Di awal babal kedua deja vu terjadi. Indonesia kembali tertinggal ketika laga baru dimulai 5 menit. Striker Adisak Kraisorn, berhasil mencetak gol dengan tandukannya.

Kali ini Evan Dimas hanya butuh waktu 10 menit untuk membuat kedudukan kembali imbang. Evan lepas dari offside dan mengarahkan bola liar dari tendangan Egy Maulana ke gawang Thailand. Tapi perjuangan tak selesai. Indonesia berjuang mempertahankan skor ini dengan banyak pemain yang mengalami cedera.

Meski kalah penguasaan bola, performa Indonesia layak diapresiasi. Berikut rapor pemain Timnas Indonesia versi Bola.com.

Kiper

Nadeo Argawinata (6,5)

Kebobolan dua gol bukan berarti Nadeo tampil buruk di laga ini. Hanya saja, dia mati langkah ketika dua pemain Thailand, Narubodin Weerawatnodom dan Adisak Kraisorn, menjebol gawangnya.

Belakang

(7)

Sektor bek kanan Indonesia tampak kukuh. Seperti biasa, dengan kelebihan staminanya, Asnawi berhasil menjaga sektor itu dari serangan pemain Thailand. Beberapa kali pemain asal Makassar ini maju ke depan membantu penyerangan.

Rizky Ridho (6,5)

Bek muda asal itu tampil lumayan. Beberapa kali dia berhasil melakukan intersep. Tapi sayang, kerja kerasnya belum bisa membuat gawang Indonesia clean sheet.

Arif Satria (6,5)

Posturnya yang lumayan jangkung diharapkan bisa menghalau bola atas yang akan dimainkan Thailand. Sayang, gol kedua lawan lahir dari tandukan. Tapi bukan berarti Arif sepenuhnya bersalah atas gol itu. Karena Thailand melakukan serangan cukup cepat.

Pratama Arhan (6,5)

Posisinya di bek kiri sering digempur pemain Thailand. Dia sudah jatuh bangun coba membendung serangan lawan. Pemain Semarang ini cukup disiplin dan jarang naik demi mengawal sektor bek kiri.

Tengah

Kadek Agung (7)

Kadek Agung sempat jadi kartu mati Timnas Indonesia di awal laga. Kadek sering salah passing lantaran kaget dengan pressing ketat Thailand. Bola yang hilang dari kakinya sering membuat pertahanan Indonesia terancam. Tapi perlahan permainannya membaik.

Justru Kadek mencetak gol penyeimbang di menit 38. Dia muncul dari lini kedua dan lepas dari jebakan offside saat menyambut umpan terobosan partnernya, Syahrian Abimanyu. Dengan tenang, Kadek yang berhadapan lansung dengan kiper melepaskan tembakan keras.

Syahrian Abimanyu (6,5)

Kreativitas pemain kidal ini kurang terlihat di awal pertandingan. Tapi semua terbayar dengan umpan cerdas yang berbuah gol pertama Indonesia menit ke-38. Syahrian melepaskan umpan di antara pemain belakang Thailand dan bisa membuat Kadek tak terjaga dan menuntaskannya jadi gol.

Evan Dimas (7)

Diharapkan jadi ruh permainan Indonesia dengan didorong sebagai gelandang serang. Namun Evan yang didapuk sebagai kapten tim tak banyak berkutik dengan pressing ketat Thailand. Namun di tengah kontribusi yang minim, justru Evan berhasil mencetak gol kedua di menit 59. Dia memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan tinggal mengarahkan bola ke tiang jauh.

Depan

Egy Maulana (7)

Akselerasinya beberapa kali membahayakan pertahanan lawan. Gol kedua Indonesia yang dicetak Evan Dimas bermula dari upaya kerasnya. Egy melakukan tusukan dan coba menembak langsung. Tapi bola menuju Evan setelah membentuk kaki pemain belakang Thailand. Sayang, Egy harus keluar setelah itu karena cedera.

(6)

Ujung tombak Timnas Indonesia ini tak punya peluang emas, karena suplai bola kepadanya sangat minim. Praktis Yudo lebih banyak berlari mencari ruang dan turun memburu bola.

Witan Sulaeman (7)

Aksinya beberapa kali terlihat. Meski tidak selalu berhasil melewati lawan, Witan bisa membuat pemain belakang Thailand kerepotan. Sayang, Witan tak bisa bermain sampai laga usai. Dia harus keluar pertengahan babak kedua karena cedera.

Pemain Pengganti

Osvaldo Haay (6)

Permainannya tak segarang saat main dengan Jakarta. Maklum, dia main sebagai pengganti dan belum panas. Sehingga kontribusinya masih minim di laga ini.

Adam Alis (6)

Dia diturunkan untuk membuat lini tengah tetap stabil. Namun perannya masih belum banyak karena di babak kedua, Thailand masih banyak mendominasi.

M.Rafli (6)

Biasanya dia jadi target man yang bisa menahan bola dan memperlihatkan skill bagus. Tapi di laga ini, Rafli banyak turun membantu pertahanan. Karena suplai bola kepadanya sangat minim.

(6)

Genta adalah debutan dari klub , Semen Padang. Meski kurang terlihat, tapi kesempatan main di laga ini sudah jadi kepercayaan yang luar biasa kepadanya.

Rachmat Irianto (6,5)

Sebuah blok penting dilakukannya di pengujung pertandingan, saat seorang pemain Thailand berada di posisi bebas bakal melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Rachmat berlari dan berhasil melakukan blok.

Berita Terkait

1 Comment

  1. Sangat apresiasi pada perjuangan para pemain muda timnas yg bermain apik meski baru pertama kali tanding di level internasional (kecuali Evan Dimas). Peran pelatih juga besar bisa membimbing dan mengarahkan mereka bermain luar biasa

Comments are closed.