Arema FC Lambat Mendatangkan Pemain Asing, Eduardo Almeida Tidak Khawatir Soal Adaptasi

FC sampai saat ini belum mendatangkan pemain asing untuk . Padahal waktu terus berjalan dan kompetisi hanya tinggal satu bulan lagi digelar. Persoalan waktu adaptasi mulai menjadi kekkhawatiran jika pemain asing baru datang saat sudah mepet dengan dimulainya kompetisi, terutama jika yang datang belum pernah merasakan atmosfer sepak .

Namun, , , coba tenang menyikapi hal ini. Dia mengakui jika kondisi pandemi COVID-19 membuat proses perekrutan pemain agak berbeda.

“Kondisi sekarang berbeda. Pemain asing nanti datang harus karantina dulu dan masih banyak hal lain. Seperti yang sudah pernah saya sampaikan sebelumnya, sekarang fokus terhadap analisa kekuatan tim ini,” ujar Almeida.

Namun, bukan berarti pelatih asal Portugal itu belum mengantongi nama calon pemain asing dan posisi yang dibutuhkannya. Mantan pelatih itu sudah berdiskusi dengan manajemen klub dan asistennya, karena begitu banyak pemain yang ditawarkan kepada . Hanya saja prosesnya lebih lama karena Almeida menginginkan detail kemampuan sang pemain.

“Soal pemain asing, ada yang sudah oke, ada yang menolak saat negosiasi. Sehingga harus ditemukan solusinya. Kami mempersiapkan beberapa nama lain,” ujar pelatih Arema FC itu.

Eduardo Almeida juga membutuhkan rekaman pertandingan penuh pemain-pemain yang menjadi target, bukan sekadar cuplikan seperti yang ada di youtube.

“Kami tidak bisa mengandalkan cuplikan video, harus pertandingan penuh. Untuk itu masih butuh analisa berjam-jam. Saya bekerja sama dengan semua komponen untuk menentukan pemain asing,” ujar Almeida.

Selama ini, Arema FC sering hanya melihat pemain asing baru dari cuplikan pertandingan, dan sudah bisa dipastikan setiap cuplikan tentu memperlihatkan keistimewaan sang pemain. Tidak ada kelemahan yang ditampilkan, karena itulah Almeida ingin melihat yang lebih detail.

Proses seperti ini yang membuat Arema FC lebih lama mendapatkan pemain asing. Namun, soal adaptasi yang mepet, mereka meyakini suasana bagus di dalam tim bisa membuat siapa pun yang datang akan cepat akrab. Hanya tinggal persoalan memahami karakter pemain dan skema pelatih.

Berita Terkait