Sudah Persiapan Lama, Arema FC Putri Kecewa Liga 1 Putri 2021 Ditiadakan

Putri menyatakan kecewa usai mendengar kabar Liga 1 Putri kembali ditiadakan musim ini.

Liga 1 Putri pertama kali digulirkan pada tahun 2019 sekaligus menjadi tonggak sejarah sepak .

Pada edisi pertama ini diikuti sebanyak 10 tim yang juga berasal dari Liga 1 putra.

Persib Bandung Putri keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tira Kartini di final Liga 1 2019.

Sayangnya, kompetisi yang menjadi wadah pesepakbola putri ini tidak mendapat kelanjutan pada musim 2020.

Alasannya tak lain karena turut terimbas wabah pandemi COVID-19.

Pada tahun ini, tampaknya publik sepakbola Tanah Air yang menantikan kehadiran Liga 1 Putri masih harus bersabar lagi.

Kepastian ketiadaan Liga Putri dikatakan langsung Sekjen PSSI, Yunus Nusi selepas Kongres Biasa PSSI, Sabtu (29/5/2021).

“Liga 1 wanita ditiadakan tahun ini, tapi kalau Piala Pertiwi tingkat Asprov kita mulai di bulan Agustus 2021,” ucap Yunus Nusi kepada awak media termasuk Bolasport.com.

Menanggapi hal itu, Manajer FC Fuad Ardiansyah mengaku pihaknya sangat terpukul.

Sebab, selama ini merupakan salah satu tim yang paling aktif menjalankan program latihan demi bersaing di Liga 1 Putri.

Bahkan mereka sudah mendatangkan pemain-pemain bintang berlabel Putri.

“Ya pastinya ada kekecewaan dengan tidak adanya kompetisi Liga 1 Putri,” kata Fuad Ardiansyah dikutip dari Surya.

Meski demikian, Fuad enggan terlarut dalam kekecewaan dan tetap berkomitmen membawa Arema FC meraih hasil terbaik di turnamen Piala Pertiwi.

“Tapi lumayan PSSI masih gelar turnamen Piala Pertiwi. Jadi kecewanya tidak pakai banget. Untuk itu kami tetap menjalani program tiap bulan seperti biasanya dan juga ada tim Arema FC Women junior yang juga mulai latihan,” jelasnya.

Fuad berharap agar Liga 1 Putri 2022 nanti mendapat perhatian khusus dari PSSI supaya bisa terlaksana dengan baik.

“Semoga Liga 1 Putri segera digelar kembali, mungkin Februari atau Maret 2022 bisa bergulir,” harapnya.

Berita Terkait