Sistem Baru Liga 1 Dinilai Efektif Cegah Infeksi Virus Corona

Pelatih Jayapura , menyambut positif sistem baru yang bakal diterapkan untuk musim ini. Menurutnya, keputusan tersebut sudah tepat.

Liga 1 musim ini digelar di Pulau Jawa dengan menggunakan sistem bumble to bumble. Dijadwalkan kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air tersebut mulai berlangsung pada 10 Juli mendatang.

Walau memakai sistem bumble to bumble, Liga 1 tetap digelar secara penuh. Seperti musim-musim sebelumnya, ada 306 pertandingan yang dilaksanakan di musim ini.

Pertandingan tersebut bakal dilaksanakan dalam enam seri yang diputar di tiga klaster. Wilayahnya, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Adapun seri pertama dan keenam akan digelar di klaster Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Lalu seri kedua dan kelima di klaster Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kemudian seri ketiga serta seri keempat di klaster Jawa Timur.

“Kalau saya, sebenarnya dalam masa pandemi [virus corona], itu merupakan konsep cukup efektif. Bisa dilihat Liga Champions, Liga Europa. Dari aspek kesehatan itu hal positif,” kata Jacksen, melalui kanal YouTube resmi klub.

Selain itu, Jacksen merasa senang selama bergulirnya Liga 1 tidak ada klub yang bermain di kandangnya sendiri. Seluruh pertandingan dilaksanakan di tempat netral.

“Saya cuma lihat satu hal dan beri apresiasi. Saya tidak bicara tempat atau apa. Yang saya salut, sepanjang kompetisi tidak ada tuan rumah dan tim bermain di markas. Itu dasar fair play meski di wilayah Jawa,” ucapnya.

Pria asal Brasil tersebut berharap bisa menahan diri dengan memberikan dukungannya dari rumah masing-masing. Jangan ada yang nekat datang ke stadion untuk mendukung klub kesayangannya bertanding.

“Saya belum nyaman dengan penonton hadir. Alangkah baiknya ada kerja sama dengan TV, atau di channel Youtube, sehingga bisa menjangkau suporter. Supaya keamanan kita dan suporter,” ujarnya.

Berita Terkait