Komentar Eduardo Almeida terkait Krisis di Tubuh Arema FC

Pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida, memberikan tanggapan terkait masalah dan kekurangan Arema FC selama berada di bawah kendalinya.

Menurut dia, setiap tim tentu tak terlepas dari suatu masalah, baik yang bersifat jangka panjang maupun pendek.

Namun, ia menegaskan kedatangannya di tim Arema FC tidak untuk mengumbar masalah dan kekurangan di klub ini.

Ia ingin keberadaanya bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan berbagai masalah.

“Sepanjang waktu sebuat tim selalu memiliki masalah di sana sini. Yang terpenting adalah bekerja setiap hari untuk membuat tim ini berkembang,” ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Pasca munculnya gelombang pandemi COVID-19 setahun lalu, Arema FC turut terimbas dampak yang besar.

Mereka dua kali ditinggal pelatih asing yakni Mario Gomez dan Carlos Oliveira.

Selain itu, empat pemain asing turut memilih angkat kaki secara bersamaan.

Akan tetapi, hal itu tak menyurutkan manajemen untuk bertahan demi menjaga marwah klub kebanggaan warga Malang.

Saat ini Arema FC mulai menatap musim baru dengan melakukan sejumlah perombakan cukup besar di tim.

Salah satu yang akan menjadi tombak kebangkitan klub ialah kehadiran pelatih kepala, Eduardo Almeida.

Mendapat kepercayaan penuh dari manajemen Singo Edan, Eduardo Almeida pun bertekad membuktikan kualitasnya.

Dia sudah merancang jauh-jauh hari program tim dan melakukan perbaikan sedari dini.

Agar lebih efektif dan efisien, ia pun memetakan masalah-masalah dalam tim dan menyelesaikanya secara satu kesatuan.

“Untuk saat ini saya fokus bekerja untuk semuanya, fisikal, taktikal, teknikal, dan tidak hanya fokus pada satu dua masalah saja. Karena, itu justru akan membagi fokus kami,” kata pelatih berusia 43 tahun.

“Kami harus fokus mempersiapkan tim ini sebagai sebuah tim yang utuh, bukan dari masalah yang ada. Kami harus mencari solusi bukan mencari masalah yang ada,” pungkasnya.