2 PR Shin Tae-yong di Lini Pertahanan Timnas Indonesia

punya setidaknya dua pekerjaan rumah di lini pertahanan timnas yakni untuk posisi bek tengah dan bek kanan.

Buntut lini pertahanan yang kebobolan 6 gol dari 2 laga ujicoba, Shin Tae-yong harus menemukan solusi untuk 2 posisi bermasalah yakni bek tengah dan bek kanan.

Shin Tae-yong berturut-turut menyoroti pos bek tengah pasca-dua laga ujicoba melawan Afghanistan dan Oman.

“Jujur, dari dua laga kemarin, ada timbul masalah-masalah yang terjadi, khususnya untuk bek tengah, itu yang harus dicari solusinya, itu juga kekhawatiran saya, akan kita perbaiki satu persatu nanti,” ujar Shin seperti dikutip BolaSport.com dari laman resmi PSSI pasca-laga melawan Oman.

“Memang pemain sangat bekerja keras di atas lapangan saat laga kemarin. Walaupun hasil skornya 1-3, sangat terlihat baik dari permainan, lawan kami beberapa level juga tingkatnya dari Afghanistan di laga pertama. Namun para pemain sudah bekerja keras,” tambahnya.

Shin Tae-yong menurunkan berbagai kombinasi duet bek tengah di timnas Indonesia dalam dua laga ujicoba tersebut.

Pada laga melawan Afghanistan, duet Rachmat Irianto dan Andy Setyo dijajal sebagai starter.

Di babak kedua, Nurhidayat menggantikan Rachmat Irianto.

Sementara pada laga melawan Oman, Nurhidayat yang masuk sebagai pengganti gantian menjadi starter.

Ketika itu Shin menduetkan Nurhidayat dengan .

Sebenarnya masih ada dua bek tengah lagi yang ada di skuad timnas Indonesia, yakni Ryuji Utomo dan Arif Satria yang belum diturunkan Shin Tae-yong.

Ryuji diyakini masih belum bugar usai mengalami cedera.

Sedangkan Arif Satria menyusul rombongan timnas ketika sudah berada di karena ia berstatus sebagai pengganti yang tidak bisa gabung timnas Indonesia.

Sementara itu, pos bek kanan juga punya masalah sendiri dengan minimnya pilihan pemain.

Awalnya Shin Tae-yong membawa 3 bek kanan yakni Rifad Marasabessy, Mangkualam, dan Koko Ari Araya.

Namun seiring berjalannya latihan di Dubai, dua nama yang disebutkan terakhir mengalami masalah.

Koko Ari Araya dipastikan mengalami cedera yang cukup serius ketika melahap menu latihan dari Shin Tae-yong.

Pemain Persebaya Surabaya itu didiagnosa menderita cedera anterior cruciate ligament (ACL), Medial Collateral Ligament (MCL), dan meniscus.

Walau begitu, Koko tidak dipulangkan karena tim masih akan memantau terus kondisinya.

Untuk menggantikan posisi dari Koko Ari, Shin Tae-yong, memanggil bek milik Tira , Wijayance.

Didik Wahyu datang belakangan setelah laga melawan Afghanistan.

Sementara itu, Asnawi Mangkualam datang ke Dubai dengan status baru sembuh dari cedera.

Ia akhirnya dimainkan oleh Shin Tae-yong saat melawan Oman di babak kedua untuk menggantikan Rifad Marasabessy.

Akan tetapi hanya bermain 29 menit, Asnawi ditarik kembali dan digantikan oleh Firza Andika.

Pergantian ini menimbulkan pertanyaan apakah Asnawi sudah benar-benar bisa dimainkan dalam satu laga penuh.

Di sisi lain, Didik Wahyu Wijayance yang baru tiba belakangan kemungkinan belum mencapai kebugaran maksimal.

Didik sama nasibnya dengan Arif Satria dan Muhammad Riyandi (datang belakangan) yang juga belum dimainkan dalam dua laga timnas Indonesia.

Kondisi di atas membuat Rifad Marasabessy jadi satu-satunya bek kanan murni yang selalu siap dimainkan.

Pemain dua kali jadi starter dalam laga melawan Afghanistan dan Oman.

Ia jadi satu-satunya pemain yang mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter berturut-turut.

Kini Shin Tae-yong diburu waktu untuk memebanhi dua masalah tersebut.

Indonesia sendiri akan melakoni laga perdana alnjutan Kualifikasi 2022 melawan Thailand pada 3 Juni 2021.

Oleh karena itu, Shin Tae-yong terus memotivasi para pemainnya jelang laga krusial itu.

“Saya katakan ke pemain, mereka bisa lebih baik dari ini,” kata Shin Tae-yong.

“Maka dari itu, saya meminta jangan menyerah dan tetap berjuang.”

“Masih ada tiga pertandingan yang harus kita hadapi,” tambahnya.

Berita Terkait