Liga 1 Putri Ditiadakan, Arema Tetap Komit

FC tidak akan mengurangi komitmen dalam mengembangkan sepak bola putri, kendati kompetisi untuk putri harus ditiadakan pada musim 2021.

Sebagaimana diketahui, telah menetapkan keputusan itu pada Kongres tahunan Sabtu (29/05/21). Salah satunya, yakni tidak menggelar kompetisi Liga 1 Putri.

Kendati demikian, PSSI mengembalikan kebijakan pengembangan sepak bola putri kepada setiap Asosiasi Provinsi (Asprov) yang diberi lampu hijau untuk menggelar laga-laga bersifat turnamen.

“Meski Liga 1 Putri tahun ini tidak digelar, namun PSSI tetap memberikan ruang untuk sepak bola putri demi terus berkembang yakni dengan diadakannya turnamen Piala Pertiwi,” bilang Manajer , Fuad Ardiansyah dalam rilisnya Minggu (30/05/21).

Laga-laga bersifat turnamen itu lah yang setidaknya cukup melegakan tim Singo Edan. Lantaran eksistensi klub pada sepak bola putri bisa terus terlihat, setelah satu tahun lebih tanpa kompetisi.

“Hal ini bisa tetap menjaga irama pembinaan sepak bola putri yang dilakukan klub Liga 1, khususnya ,” sambung dia.

Situasi itu membuat Arema FC dan tim-tim lainnya dipastikan gagal mendapatkan jam terbang melalui kompetisi. Yang bisa mereka lakukan hanya menggelar laga-laga persahabatan maupun turnamen.

Maka dari itu, Arema FC tak berdiam diri untuk menjaga eksistensi klub di sepak bola putri. Sebelum putusan , Arema bahkan sudah berkomitmen untuk terjun pada turnamen di Palembang.

“Kita menerima undangan dari FC untuk ikut turnamen di Palembang. Persiapan mulai 7 Juni nanti,” terang Fuad Ardiansyah pada laman resmi Arema FC Sabtu (23/05/21) lalu.

Sebelumnya, Arema FC putri meraih prestasi membanggakan dalam Kartini Cup awal April lalu. Sheva Imut dkk meraih posisi runner-up pada turnamen sepak bola putri yang diadakan di Pati, Jawa Tengah.

Berita Terkait