Evan Dimas Ungkap Perbedaan di Spanyol yang Ubah Gaya Mainnya

mengungkap perbedaan kecil sepak bola di Spanyol yang mengubah kariernya di Indonesia.

Gelandang , Evan Dimas, membagikan pengalaman pernah menimba ilmu di Spanyol.

Evan Dimas, kini berusia 26 tahun, tercatat dua kali pernah mengembara ke Spanyol.

Kali pertama adalah pada 2012, saat ia menjadi perwakilan Indonesia dalam event Nike The Chance di kompleks akademi La Masia, .

Kesempatan kedua terjadi pada 2016, saat Evan menjalani trial di UE Llagostera dan RCD Espanyol.

“Saya mendapat banyak pengalaman dari sana yang membantu saya memahami sepak bola,” ujar Evan kepada AFC (30/5/2021).

“Dan saya belajar hal baru tentang sepak bola, segalanya di sana sangat berbeda (dibanding Indonesia),” tambahnya.

Terdapat satu hal mendasar yang secara khusus mengubah gaya main Evan.

“Saya memulai dari awal seperti mengumpan dan menguasai bola,” tutur Evan.

“Sebagai contoh, di Indonesia umpan-umpan kita lambat, tapi di Spanyol mereka mengoper dengan keras dan cepat.”

“Dari sana, gaya main saya berubah,” tandasnya.

Gelandang asal Indonesia, Evan Dimas, tiba di markas Espanyol di Barcelona, Rabu (3/2/2016).

Gelandang asal Indonesia, Evan Dimas, tiba di markas Espanyol di Barcelona, Rabu (3/2/2016).

Evan kini menjadi pemain pengoleksi caps terbanyak di skuat Indonesia yang akan melakoni .

Gelandang Bhayangkara FC itu kini mengantongi 25 caps dan 5 gol bagi tim Garuda.

Caps terakhir Evan terjadi pada laga uji coba melawan Oman, Sabtu (29/5/2021).

Pada laga itu, Evan mencetak gol tunggal Indonesia yang takluk dengan skor 1-3.

Evan kini bertekad menyajikan hasil terbaik bagi setelah menelan lima kekalahan pada laga sebelumnya.

“Kami gagal menampilkan yang terbaik di laga sebelumnya,” aku Evan.

“Tapi dengan tiga laga tersisa, saya berharap kami bisa mendapat hasil positif,” pungkasnya.

Tiga laga tersisa di Grup G Kualifikasi 2022 tersebut adalah menghadapi Thailand (3/6/2021), (7/6/2021), dan UEA (11/6/2021).

Berita Terkait