Menpora Tegaskan Polri Tidak PHP Untuk Izin Liga 1 & Liga 2

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, yakin Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tidak pemberi harapan palsu (PHP), soal izin Liga 1 dan Liga 2 musim ini. Meski, Polri batal menerbitkan izin kedua kompetisi tersebut hari ini (27/5).

Sebelumnya, Asops Kapolri, Irjen Pol Imam Sugianto, menyatakan izin Liga 1 dan Liga 2 diterbitkan paling lambat hari ini. Pernyataan tersebut diucapkannya setelah melakukan rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Amali, pada Senin (24/5).

Sejumlah pihak terkait hadir dalam rakor tersebut. Mulai dari PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Satgas Covid-19 Nasional.

“Komitmen Polri jelas. Semua persyaratan, baik dari PSSI, BNPB, Satgas Covid, dan kami sebagai pertimbangan sudah. Saya percaya Polri akan segera keluarkan itu,” kata Amali.

Amali, menilai belum terbitnya izin Liga 1 dan Liga 2 karena Kapolri Listyo Sigit Prabowo, tidak berada di Jakarta. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak bersabar.

“Saya pastikan ke masyarakat izin Liga 1 dan Liga 2 pasti akan dikeluarkan. Tinggal tunggu waktu. Kita tunggu Kapolri kembali dari Papua. Sekali lagi saya jamin izin akan keluar, tinggal tunggu dari Polri,” ucapnya.

PSSI menjadwalkan Liga 1 mulai diputar antara 3 sampai 7 Juli mendatang. Sedangkan Liga 2, dilaksanakan 14 hari selepas kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut digelar.

Seluruh pertandingan Liga 1, bakal dilangsungkan di Pulau Jawa, sementara Liga 2, digelar di beberapa wilayah. Protokol kesehatan ketat diterapkan untuk kedua kompetisi tersebut.

PSSI juga memutuskan kompetisi musim ini tetap menggunakan sistem degradasi. Walau, ada sejumlah klub yang mengusulkan tidak ada yang turun kasta.