PSSI Mau Putar Liga 1 di Pulau Jawa, Faktor-faktor Ini Menjadi Alasannya

berencana memutar /2022 secara terpusat. Pulau Jawa dipilih sebagai sentralisasi karena setiap klub tidak perlu naik pesawat.

PSSI mau memulai Liga 1 pada 3 atau 7 Juli 2021. Dalam waktu dekat, kepolisian juga telah menjanjikan izin untuk kompetisi akan segera turun.

“Kenapa di Pulau Jawa? Sebab, fasilitas di Pulau Jawa cukup lengkap. Sudah ada jalan tol sehingga tim-tim tidak perlu menggunakan pesawat terbang,” kata Ketua PSSI, .

“Mungkin klub hanya naik pesawat sekali saja. Dari daerah asal ke homebase-nya di Liga 1 nanti. Sisanya menggunakan jalur darat. Itu lebih mudah dan sudah dirasakan mereka saat di Piala ,” tutur Iriawan.

Iriawan menjelaskan bahwa ketersediaan stadion di Pulau Jawa sudah cukup untuk menggelar Liga 1. Pria yang karib dipanggil itu mengambil contoh jumlah stadion yang menjamur di Jawa Barat.

Di Jawa Barat, Iriawan melihat ada lima stadion yang mampu menjadi tuan rumah Liga 1 meliputi Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Stadion (), Bandung, dan Stadion Si , Kabupaten Bandung.

“Atas permintaan klub-klub, mereka maunya berkandang di Pulau Jawa atau kompetisi dengan sistem sentralisasi,” tutur Iwan Bule.

“Kemungkinan nanti semua provinsi di Pulau Jawa akan kebagian. Seperti Banten dan Jawa Barat.”

“Setelah Jawa Barat, bisa bergeser ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Lalu ke Jawa Timur. Nanti berputar terus balik lagi. Perputaran ini karena usulan dari klub. Nanti akan saya jelaskan stadion mana yang bakal dipakai,” terangnya.

Klub Memilih Homebase

Iwan Bule juga memastikan Liga 1 musim ini berformat kompetisi penuh alias kandang dan tandang.

Sistem sentralisasi membuat peserta non-Pulau Jawa diharuskan berkandang di Pulau Jawa. Iwan Bule memberikan perumpamaan Jayapura akan bermarkas di Malang, Jawa Timur.

“Kompetisi tetap mempertahankan sistem kandang dan tandang. Kandangnya nanti, misalnya Persipura bermarkas di Malang. Mereka akan menjadi tuan rumah saat bermain di Malang,” ujar Iwan Bule.

Berita Terkait