Polri Tidak Mau Kejadian The Jakmania & Bobotoh Terulang Di Kompetisi

Kepolisian Republik Indonesia (Polri), kembali menyinggung kejadian Persija Jakarta, The dan pendukung , Bobotoh. Tak boleh ada kelompok suporer yang berkerumun saat kompetisi musim ini digelar.

Sejumlah , menggelar pawai ke Bunderan HI. Mereka merayakan keberhasilan Persija menjadi juara , usai mengalahkan Persib di final dengan agregat 4-1.

Sementara, Bobotoh melempari kantor Persib dan merazia kendaraan yang dari Jakarta. Mereka melakukan tindakan tersebut karena kecewa tim kesayangannya gagal juara Piala Menpora.

Dua kejadian tersebut mencoreng perhelatan Piala Menpora. Padahal, turnamen pramusim tersebut berjalan lancar karena tidak ditemukan satu pun klub peserta yang terinfeksi virus corona.

“The Jakmania [dan para suporter] waktu itu, mohon kasusnya jangan terulang,” kata Asops Kapolri, Irjen Pol. Imam , kepada awak media di Jakarta.

Imam mengatakan ada empat orang The Jakmania yang ditetapkan sebagai tersangka insiden tersebut. Kini Polda Metro Jaya, sedang mendalami kasusnya.

“Mohon jadi pelajaran berharga sehingga penyelenggaraan Liga 1 dan tak kontraproduktif. Semoga bisa dikelola dengan baik,” ujarnya.

Polri berencana menerbitkan dan Liga 2 pada 27 Mei mendatang. Terungkapnya, hal tersebut setelah terjadi rapat koordinasi yang dipimpin Menpora , kemarin (24/5).

PSSI berencana melangsungkan Liga 1 musim ini antara 3 sampai 7 Juli mendatang. Sedangkan, untuk Liga 2 dilaksanakan dua pekan setelah digelarnya kompetisi sepakbola kasta nasional itu.

Seluruh pertandingan Liga 1 bakal dilaksanakan di Pulau Jawa, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sementara untuk Liga 2, bakal dibagi ke beberapa wilayah yang ada di Indonesia.

Berita Terkait