Lawan Afghanistan, Indonesia Harus Main Sabar dan Taktis

Timnas Indonesia akan berjibaku melawan Afghanistan dalam laga uji coba di Dubai, (UEA), Selasa (25/5/2021). Partai nanti menjadi ajang pemanasan sebelum menjalani tiga laga sisa babak kualifikasi .

Pelatih membawa 28 pemain, hasil seleksi pemusatan latihan di Jakarta. Ada juga sejumlah pemain Timnas Indonesia yang menyusul dari negara tempat berkarier, seperti Egy Maulana Vikri, , Asnawi Mangkualam, atau Syahrian Abimanyu.

Sebagian pemain yang dipanggil Shin Tae-yong merupakan jebolan Timnas Indonesia U-19 dan U-23 yang naik kelas ke tim senior. Pengamat sepak bola nasional, Agung Setyabudi, ikut memberikan pendapatnya mengenai gambaran kiprah tim Merah-putih yang akan bertarung di Dubai nanti.

Menurutnya Timnas Indonesia harus bermain sabar dan taktis pada laga uji coba kontra Afghanistan.

Ia memuji kedalaman skuad Shin Tae-yong saat ini, karena banyak pemain yang naik kelas dari Timnas Indonesia U-19 ke tim senior. Sebut saja nama-nama seperti , , , dan Braif Fatari punya kesempatan tampil di timnas senior.

“Saya melihat materi pemain yang dipilih pelatih sudah bagus. Perpaduan pemain yang banyak mudanya menjadi nilai lebih. Mereka akan semakin mendapat pengalaman dan jam terbang dari para seniornya,” terang mantan pemain Timnas di era 90-an itu kepada Bola.com, Senin (24/5/2021).

“Sedikit disayangkan kabarnya Elkan Baggott tidak bisa tampil. Semoga penggantinya tidak kalah baiknya,” lanjutnya soal penampilan Timnas Indonesia nanti.

Agung menambahkan laga uji coba melawan tim-tim tradisi di Timur Tengah dinilainya positif untuk mengukur kekuatan Timnas Indonesia saat ini. Terutama setelah Timnas Indonesia lama vakum di laga internasional akibat pandemi COVID-19.

Sebagai mantan pemain timnas, ia juga pernah berjumpa dengan lawan dari negara Arab. Dia mengakui permainan cepat dan keunggulan postur tubuh pemain, menjadi hal yang wajib diwaspadai oleh anak buah Shin Tae-yong.

“Lawan Afghanistan sebaiknya Shin Tae-yong memadukan pemain yang sudah lama ikut timnas dan para debutan di tim senior. Untuk melihat gambaran kedalaman skuadnya,” ujarnya.

“Ciri khas permainan dari negara Timur mengandalkan kecepatan. Timnas Indonesia harus bermain sabar, main taktis, dan memanfaatkan kelengahan lawan,” jelas pria asal Solo.

Berita Terkait