Tanpa Ampun, Widodo Beberkan Alasan Coret 13 Pemain Senior Persita

Pelatih Persita Tangerang, Widodo C. Putro, akhirnya angkat bicara terkait pencoretan 13 pemain sepanjang 2021. Hal itu dilakukan sebagai bentuk regenerasi demi membangun skuat yang lebih tangguh.

Widodo mengatakan, pencoretan 13 nama itu sudah disepakati bersama dengan manajemen. Pelatih asal Cilacap, Jawa Tengah, itu menegaskan bahwa sudah waktunya Persita berbenah.

Lawan-lawan di Liga 1 2021 dinilai semakin kuat dan membahayakan posisi Persita. Sehingga, Widodo butuh pemain berkualitas mumpuni plus amunisi muda potensial.

“Total 13 orang yang tak masuk skuat musim ini sudah dibicarakan sama manajemen. Mereka setuju dengan visi misinya. Bahwa sepak bola sekarang tak hanya soal senior, tapi power, fighting spirit, kuat dalam bertahan dan menyerang,” kata Widodo C. Putro, Minggu (23/5/21).

“Tengko saja tim lawan, Barito Putera, PSIS Semarang, dan Persebaya Surabaya. Bagaimana mereka membangun tim dengan pemain bagus. Makanya dengan hasil evaluasi bersama, inilah saatnya memprioritaskan pemain muda,” imbuhnya.

Sebanyak 13 pemain yang dicoret Persita Tangerang menjelang Liga 1 2021 adalah Rio Ramandika, Redi Rusmawan, Egi Melgiansyah, Henry Rivaldi, Hamka Hamzah, Samsul Arif, Yevhen Budnik (asing), Zikri Akbar, Ricky Kayame, Ari Wibowo, Elisa Basna, Yogi Triana, dan Miftah Anwar Sani.

Sementara untuk menambah kekuatan, Widodo C. Putro mengamankan tujuh pemain baru. Mereka adalah Adam Mitter, Kevin Gomes, Billy Keraf, Irsyad Maulana, Agung Prasetyo, Herwin Saputra, Rahmanuddin, dan Ahmad Nur Hardianto.

Widodo menyatakan masih akan menambah pemain lokal dan asing untuk bersaing di Liga 1 2021. Dia mencari ekspatriat untuk melengkapi kouta yang ada.