PSSI Sosialisasi Penerapan National Club Licensing

terus menyosialisasikan mengenai yang diarahkan oleh kepada seluruh anggota federasi mereka di Asia.

National Club Licensing itu harus diterapkan oleh klub yang berkompetisi di kasta tertinggi. Dengan demikian, nantinya klub yang berpartisipasi di harus menerapkan hal tersebut.

PSSI saat ini masih dalam tahap memperkenalkan National Club Licensing. Karena dalam prakteknya, National Club Licensing membutuhkan beberapa regulasi pendukung yang baru akan disahkan di dalam PSSI, 29 Mei nanti.

Ke depan, National Club Licensing akan menjadi suatu syarat bagi sebuah klub bertanding di Liga Profesional .

“PSSI telah menerima surat dari AFC terkait pelaksanaan National Club Licensing, tetapi kami berupaya untuk melakukan pengenalan (sosialisasi) dulu karena harus ada regulasi–regulasi pendukung untuk National Club Licensing itu sendiri,” kata , Plt. Sekjen PSSI seperti dikutip laman resmi PSSI.

“PSSI tidak akan hanya menilai, tetapi sebagai induk organisasi di mana kita ingin maju bersama. Maka PSSI melalui Club Licensing Department akan melakukan pendampingan terkait Club Licensing Cycle 2021,” Yunus Nusi menambahkan.

Nah, terkait Club Licensing Cycle 2021, PSSI sudah menerima formulir aplikasi dari 18 klub -2022 pada 5 Mei 2021. Formulir aplikasi itu sebelumnya sudah dikirimkan PSSI sejak 28 April lalu.

“PSSI berterima kasih kepada teman-teman klub Liga 1 yang telah mengembalikan application form dengan tepat waktu sebagai syarat sebuah klub mengikuti Club Licensing Cycle 2021,” kata Yunus Nusi.

Setelah itu, Club Licensing Department akan melaporkan formulir aplikasi tersebut ke AFC agar bisa disetujui dan mendapatkan akses masuk ke sistem AFC CLAS (Club Licensing Administration System).

PSSI pun telah mendapatkan akreditasi terkait dengan Club Licensing Regulation 2021 dari AFC. Regulasi tersebut akan menjadi acuan pelaksanaan Club Licensing Cycle 2021.

Berita Terkait