PSIS Berpotensi Jadi Tim Sultan Liga 1, Begini Komentar Yoyok Sukawi

Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyambut baik rencana datangnya investor baru dan besar yang akan menyokong tim Mahesa Jenar. PSIS berpotensi menjadi tim sultan Liga 1, dengan akan bergabungnya Junianto.

Pria tersebut merupakan pemilik Wahyu Agung Grup, induk perusahaan yang saat ini menjadi sponsor PSIS yaitu Charlie Hospital dan Baja Indoraya. PSIS pun berpotensi menjadi tim besar secara finansial maupun aset infrastruktur. Berkat masuknya investor baru bernama Wahyu Agung Grup.

“Tentunya kami bersyukur niat dari pak Junianto yang selama ini mendukung PSIS. Nampaknya beliau akan totalitas masuk di PSIS sebagai investor. Program beliau banyak, seperti ingin membawa PSIS punya IPO (Initial Public Offering). Lalu menambah fasilitas, infrastruktur, akan memperkuat sisi finansial dan bisnis. Patut kami syukuri,” beber Yoyok Sukawi, Jumat (21/5/2021).

“Mohon doa restu supaya prosesnya nanti berjalan lancar. Mudah-mudahan sebelum Liga 1 bergulir, beliau sudah resmi gabung sehingga bisa memberikan kekuatan baru PSIS. Warna baru PSIS. Sehingga kami punya kekuatan yang besar,” ungkapnya.

Bergabungnya Wahyu Agung Grup bakal membuat PSIS menjadi klub dengan pengelolaan modern dan layak disandingkan dengan sejumlah klub elit di Indonesia. Ia menilai PSIS bisa ikut menyusul klub besar lainnya semacam Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Bali United.

“Artinya bahwa PSIS ini sekarang sudah maju beberapa langkah ke depan. Sudah tidak lagi menjadi tim yang primitif. Sekarang PSIS Semarang sudah menuju profesional, bahkan sahamnya sudah cukup menarik,” tutur pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya.

Belum lama ini, Junianto mengumumkan penanaman modal perusahaannya demi kemajuan tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut. Dukungannya kali ini sebagai bukti kecintaan untuk PSIS Semarang.

Berawal dari dirinya yang merupakan pendukung PSIS sejak masih kecil. Bahkan dirinya menjadi pendukung PSIS sejak tim itu menjuarai kompetisi Perserikatan di tahun 1987. Banyak kenangan saat ia menjadi suporter PSIS.

Pengusaha asal Kendal tersebut akan menjadi pemegang saham terbesar kedua setelah Yoyok Sukawi. Bergabungnya Junianto sekaligus akan menjadi kolaborasi ideal di petinggi klub, dalam mewujudkan pengembangan tim secara keseluruhan.

“Kami sangat bahagia karena akan segera memiliki partner untuk bersama-sama membesarkan PSIS. Beliau posisinya sebagai pemegang saham terbesar kedua setelah saya. Nominalnya berapa masih butuh proses,” pungkas Yoyok Sukawi.