2 Striker Timnas Indonesia yang Bakal Diandalkan Shin Tae-yong: Saatnya yang Muda Berbicara

Pelatih memanggil 28 pemain untuk skuad Timnas Indonesia proyeksi . Uniknya, dalam daftar tersebut Shin Tae-yong hanya memanggil dua penyerang murni.

Mayoritas pemain yang dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia adalah pemain belakang dan gelandang. Untuk lini depan, Shin Tae-yong memanggil duo pemain muda dan Rafli.

Keputusan itu tentu sangat kontroversial, di mana untuk mendukung skema 4-4-2 yang diusung Shin Tae-yong, perlu kualitas mumpuni di lini depan. Tak adanya sosok senior di lini depan juga menjadi pertanyaan.

Keberanian mengandalkan pemain muda menjadi perjudian tersendiri buat Shin Tae-yong. Statistik mencatat, baik Saddam Gaffar dan Muhammad Rafli memiliki torehan gol yang belum terlalu banyak, apalagi untuk di tim nasional senior.

Meski demikian, Saddam Gaffar dan Muhammad Rafli merupakan penyerang masa depan yang siap diandalkan. Untuk ukuran postur tubuh, keduanya sudah memiliki syarat mutlak sebagai penyerang tengah, yakni jangkung.

Lantas, seperti apa kualitas yang dimiliki Saddam Gaffar dan Muhammad Rafli? Berikut ini sederet fakta yang mengungkapkan keduanya bisa diandalkan Shin Tae-yong di lini depan Timnas Indonesia.

Saddam Gaffar merupakan penyerang tengah yang siap menjadi andalan di Timnas Indonesia. Pemain Sleman itu memiliki postur tubuh 187 cm sehingga kelebihannya bisa dimaksimalkan untuk mencetak gol.

Nama Saddam Gaffar bukan sosok asing buat Shin Tae-yong. Saddam merupakan jebolan .

Saddam sudah membuktiikan kualitasnya sebagai penyerang saat mengikuti pemusatan latihan di Kroasia. Pada Piala 2021, Saddam Gaffar juga membuktikan aksinya melalui kualitas sundulan menjadi gol.

Hal ini tentu diharapkan Shin Tae-yong bisa lebih dimaksimalkan bersama Timnas Indonesia. Namun, posturnya yang jangkung terkadang membuat pergerakan Saddam Gaffar kurang lincah, terutama saat melakukan tusukan di kotak terlarang lawan.

Muhammad Rafli merupakan penyerang masa depan yang dimiliki Timnas Indonesia. Pemanggilan ini menjadi kesempatan buat Rafli tampil di tim nasional senior.

Sebelumnya, pemain berusia 22 tahun itu membela Timnas Indonesia U-22. Sejak 2019, Rafli baru mencetak lima gol dalam 10 laga yang dimainkan.

Namun, Shin Tae-yong tentu punya alasan di balik pemanggilan Rafli. Pemain FC itu diprediksi masih memiliki bakat yang bisa dikembangkan untuk menjadi penyerang ganas.

Muhammad Rafli yang memiliki postur 180 cm itu punya peluang untuk menjadi penyerang haus gol dalam mengeksekusi bola-bola udara. Namun, kelemahannya adalah dalam membuka ruang dan melakukan tusukan dengan kemampuan individu.

Berita Terkait