Popularitas Jadi Ancaman Pemain Muda Berbakat Gagal Bersinar di Indonesia

Mantan pelatih timnas U-16 dan U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, menyebutkan salah satu faktor yang menyebabkan pemain muda berbakat gagal berkembang.

Hal tersebut diungkapkan Fakhri Husaini di Instagram pribadinya, Senin (17/5/2021).

Menurut Fakhri Husaini, popularitas bisa menjadi ancaman dalam karir pesepakbola muda.

“Beberapa pemain muda berbakat gagal berkembang menjadi pemain hebat,” tulis Fakhri Husaini.

“Karena tidak mampu mengelola popularitas.”

“Dan selalu kalah ketika melawan ‘musuh’ yang bersembunyi dalam dirinya sendiri,” sambung pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Baru-baru ini, mantan pemain timnas U-16 dan U-19 Indonesia, Mochamad Yudha Febrian, membuat heboh jagat media sosial.

Yudha Febrian disebut melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap perempuan bernama, Senandhika.

Lewat akun Twitter pribadinya, Senandhika menjelaskan secara detail kronologi tindakan yang tidak terpuji dari Yudha Febrian itu.

Hingga pada akhirnya, pemain berusia 19 tahun itu mengaku kesalahannya dan menyampaikan maaf kepada yang bersangkutan.

Sebelumnya, Yudha Febrian juga sempat melakukan tindakan indisipliner saat mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia di Jakarta.

Yudha Febrian bersama Serdy Ephy kedapatan pulang larut malam setelah asik dugem di tempat hiburan yang tidak jauh dari hotel penginapan timnas Indonesia.

Sementara itu, Yudha Febrian saat ini berstatus tanpa klub setelah mengundurkan diri dari Barito Putera.

Adapun Yudha Febrian memiliki jumlah pengikut di media sosial Instagram sebanyak 235 ribu.