Suporter Persib Buat Film Dokumentar, Kisah Cinta dan Perjuangan

Club berhasil meluncurkan inovasi barunya dengan merilis sebuah film mini series di kanal Youtube resminya.

Garis besar film tersebut pastinya menceritakan tentang seorang .

Tentu saja menjadi hal yang baru karena secara keseluruhan film tersebut diproduksi oleh para anggota Viking.

Untuk episode perdana telah tayang di kanal Youtube Viking pada Sabtu, 16 Mei pukul 19.33 WIB.

Dalam filmnya menceritakan seorang anggota Viking bernama Adit (Zidny Ilham) dan Lala (Janis Aniera) yang tengah saling merajut kasih.

Keduanya sama-sama pecinta Persib Bandung yang justru terhalang cintanya karena orang tua dari Lala tidak merestui hubungannya dengan Adit.

Konflik cerita pun terjadi akibat tak direstuinya kisah cinta mereka oleh orang tua Lala yang diperankan .

Tentu menarik untuk diikuti bagaimana kisah cerita cinta keduanya dan bagaimana cara mereka kembali mendukung Persib Bandung setelah kisah cintanya terhalang.

Menurut Herru Jojo, nantinya akan meluncurkan empat episode terlebih dahulu.

Nantinya satu episodenya akan diluncurkan per dua minggu sekali.

Bukan tanpa alasan, menurutnya pihaknya ingin benar-benar total dalam pengerjaannya.

Bahkan difilm tersebut, tidak hanya beradu akting, Herru Joko juga merupakan Eksekutif Produser di fim yang diberi judul, Menara singkatan dari Menata Rasa.

“Untuk saat ini ada 4 episode percerita. Nah untuk episodenya nanti per dua minggu rilisnya. Kenapa per 2 minggu? karena ternyata memproduksinya pun tidak mudah, belum proses editing efeknya, sound-nya, dan lain-lain,” katanya saat dihubungi oleh Bolasport.com, Senin (17/5/2021).

“Kami ingin total pengerjaannya, untuk itu keluarnya per dua minggu agar ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para penggemar,” tambahnya.

Film tersebut juga tidak serta merta hanya adu akting dan konflik cerita saja yang diberikan, tetapi juga edukasi di dalam ceritanya.

Alasan dibuatnya film Menara karena Herru Joko dan rekan Viking lainnya ingin memberikan sebuah aksi dan karya yang lebih positif lagi sebagai suporter.

Tentu menjadi hal baru di dunia suporter sepak bola karena sebelumnya belum ada film yang diproduksi total oleh kelompok suporter.

Ia juga ingin memberikan dampak positif kepada semua pihak dan lebih utamanya tetap berkarya dengan lebih positif lagi.

“Di dalamnya pastinya ada edukasi soal suporter. Jadi intinya kami ingin membuat sesuatu yang lebih positif lagi dengan memanfaatkan keahlian dari anak Viking semuanya. Dalam pengerjaannya total oleh anak Viking semua,” tutup

Berita Terkait