Lupakan Miftahul Hamdi dan Assanur Rijal, Persiraja Fokus Susun Skuad Baru

telah melupakan hengkangnya sejumlah pemain setelah tampil bersama di 2021, termasuk Miftahul Hamdi dan .

Hal itu diakui pelatih Persiraja, , yang menganggap keputusan pemain pergi dari klub sebagai sesuatu yang wajar dan bagian dari sikap profesional.

Persiraja pun memilih fokus menyusun ulang komposisi pemainnya untuk mengarungi -2022 yang rencananya akan mulai digulirkan pada 3 Juli tahun ini.

“Tidak ada masalah, profesional saja. Mereka sudah kami lupakan dan kini fokus untuk menata tim baru ke depan,” kata Hendri Susilo dikutip dari laman resmi .

Setelah ditinggal beberapa pemain, Persiraja hanya memiliki 14 pemain tersisa. Kecuali Fakhurrazi Quba, para pemain tersebut belum diikat dengan kontrak.

Oleh sebab itu, tim berjulukan harus bergerak cepat untuk melengkapi skuad mereka.

Hendri Susilo pun mengaku sudah berkomunikasi dengan manajemen terkait hal tersebut.

Namun pelatih berusia 55 tahun belum membuat daftar nama-nama pemain yang akan direkrut Persiraja untuk musim 2021-2022.

Perburuan nama-nama pemain itu akan dia mulai saat Persiraja telah kembali berlatih bersama pada Rabu (19/5/2021).

“Belum ada (pemain baru), nanti saja sambil latihan kami cari-cari pemain,” ujar Hendri Susilo.

Untuk sementara, Hendri berharap kepada para pemain Persiraja yang masih bertahan dapat kembali berkumpul di Banda Aceh.

Hendri ingin memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk menggelar latihan sambil menunggu para pemain baru, termasuk pilar asing.

Berita Terkait