Yudha Febrian Sampaikan Permintaan Maaf Setelah Tersandung Kasus Pelecehan

Mantan pemain Timnas Indonesia U-19, Mochamad Yudha Febrian kini berulah lagi. Ia diduga tersandung kasus asusila, dan mengakui perbuatannya serta telah membuat pernyataan maaf ke publik.

Beberapa waktu lalu, Yudha Febrian sempat viral lantaran kedapatan ‘dugem’ di sebuah tempat hiburan malam, padahal ia tengah menjalani pemusatan latihan (TC) Timnas.

Tak pelak, nama Yudha Febrian dicoret dari skuat Timnas. Namun, manajemen Barito Putera masih berbaik hati dan mengirimkan Yudha ke pondok pesantren. Ia juga masuk dalam line up Barito di Piala Menpora 2021.

Kali ini, pemain kelahiran tahun 2002 itu viral karena diduga melakukan perbuatan asusila terhadap salah seorang wanita. Kejadian itu diceritakan oleh korban, pemilik akun Twitter @senandikha11 pada Minggu (16/05/21).

Dalam postingan tersebut, Senandhika pun menceritakan jika awalnya ia hanya bertemu Yudha bersama temannya di sebuah tempat kopi. Kemudian, ia pulang satu mobil dengan Yudha, namun justru ia merasa dilecehkan.

Postingan ini pun ramai, sehingga membuat Yudha Febrian menutup kolom komentar di akun Instagram. Namun, ia turut membuat pernyataan maaf pada korban di Instastory.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan saya terhadap Senandhika. Masih suasana lebaran, mohon maaf lahir dan batin,” ungkap Yudha Febrian.

“Saya mengakui kesalahan saya yang telah memperlakukan Senandhika dengan perlakuan saya yang tidak baik,” tambahnya.

Belum ada tanggapan lagi dari pihak korban terkait permintaan maaf dari Yudha Febrian. Hanya saja, pemain jebolan Garuda Select itu terlanjur jadi bulan-bulanan di media sosial.

Usut punya usut, rupanya Yudha Febrian telah mundur dari skuat Barito Putera sejak 15 April 2021 lalu, usai Piala Menpora 2021. Pernyataan itu ditulis langsung oleh Yudha dan diterima oleh CEO Hasnuryadi Sulaiman.

“Yang bersangkutan sudah mengundurkan diri, bertanda tangan diatas materai yang ia buat sendiri,” ungkap Hasnuryadi Sulaiman via Klik Kalsel, Minggu (16/05/21) malam.

Bahkan, Ketua Umum PSSI, Moch. Iriawan juga mengakui Yudha Febrian sulit untuk kembali memperkuat Timnas. Ia bahkan berencana membawa kasus asusila ini ke Komisi Disiplin agar menjadi pelajaran.

“Yudha bukan di Timnas lagi, tetapi harus dilakukan tindakan tegas. Saya serahkan ke teman-teman. Tentu nanti ada pengkajian lagi, saya tidak langsung bisa memutuskan,” ujar Moch Iriawan di Hotel Fairmont, Jakarta.

“Saya juga sudah sampaikan ke Komdis untuk mendalami kasus ini. Kelakuan seperti itu, susah (untuk kembali ke timnas). Itu kan memang karakternya, kata temannya yang dekat, memang begitu kelakuan anaknya.”

Dengan demikian, saat ini Yudha Febrian tidak terikat kontrak dengan klub mana pun, dan tidak berstatus sebagai pemain Timnas. Klub Liga 1 PS Barito Putera juga mengklaim telah mendapat pengganti di sektor bek kiri.

1 Comment

  1. ini yg ketiga, tapi dua viral jd dia cuman minta maaf dua kali.
    sikap dia yg anti kritik indisipliner sehingga mengundurkan diri dari barito lebih membuktikan bahwa maafnya itu hanya dimulut, tidak ada penyesalan terhadap perbuatannya, yg ada rasa sesal karena ketahuan.

Comments are closed.