Ansan Greeners Ingin Lobi Pemerintah Agar Asnawi Mangkualam Bahar Diberikan Dispensasi

Manajemen klub 2 mencoba melakukan pendekatan kepada pemerintah Korea Selatan agar memberikan dispensasi kepada Bahar selepas memperkuat Indonesia di lanjutan Grup G kualifikasi .

Kondisi Asnawi yang sebelumnya sempat dibekap cedera hamstring kini mulai membaik, sehingga namanya tetap dimasukkan pelatih ke dalam daftar 28 pemain yang diboyong ke Dubai.

Bila dalam kondisi normal, Asnawi sudah bisa memperkuat Ansan pada pertengahan bulan depan, mengingat menjalani laga terakhir di kualifikasi Piala Dunia pada 11 Juni, sehingga ia hanya absen di empat pertandingan selepas laga awal pekan depan melawan Jeonnam Dragon.

Namun pandemi virus Corona yang melanda banyak negara membuat pemerintah menerapkan karantina bagi pendatang. Meski konfederasi sepakbola Asia () telah menetapkan protokol kesehatan, Asnawi tetap harus menjalani karantina 14 hari setibanya di Seoul dari Dubai.

Tentu kebijakan itu membuat Ansan bakal kehilangan Asnawi setidaknya hingga awal Juli. Dengan demikian pemain berusia 21 tahun itu tidak memperkuat Ansan setidaknya di tujuh pertandingan.

Meski diakui tidak mudah, manajemen Ansan pun berupaya melobi pemerintah Korsel agar memberikan dispensasi kepada Asnawi. Manajemen berharap Asnawi tidak perlu menjalani karantina selama 14 hari.

“Kami sekarang sedang menjalin komunikasi dengan departemen terkait. Tapi ini tidak akan mudah [untuk memberikan kelonggaran karantina],” ujar ofisial Ansan dikutip laman News 1.

Di lain sisi, meski merasa tidak nyaman harus menjalani karantina ketiga kalinya di Korsel, Asnawi mengaku tak bisa berbuat apa-apa. Ia tetap akan mengikuti kebijakan yang diterapkan pemerintah Korsel.

Ketika pertama kali datang ke Korsel, Asnawi menjalani karantina selama 14 hari. Mantan penggawa Makassar itu kemudian terpaksa dikarantina lagi, karena salah satu fans yang berfoto bersama dirinya dinyatakan positif terpapar COVID-19, sehingga menunda debutnya di Ansan.

“Sejujurnya, saya tidak ingin menjalani isolasi mandiri lagi pada musim ini. Tapi, tidak masalah, karena itu sebuah keharusan [demi mencegah penularan COVID-19],” ucap Asnawi.

Berita Terkait