Shin Tae-yong Wajib Waspada, Ada 50% Skuad Mimpi Buruk Timnas Indonesia di Timnas UEA

Pelatih , , patut waspada dengan timnas yang membawa 50 persen skuad mimpi buruk tim Garuda.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah memanggil 28 pemain untuk terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab, dan tampil di 2022.

Shin Tae-yong bukan satu-satunya pelatih yang telah mulai mengumpulkan pemain dan menggelar pemusatan latihan.

Negara-negara lain yang tergabung di Grup G Kualifikasi 2022 Zona Asia juga sudah melakukan hal serupa, salah satunya adalah sang tuan rumah, Uni Emirat Arab.

Pelatih timnas , Bert van Marwijk, telah memanggil 34 pemain untuk ikut dalam pemusatan latihan yang digelar di Dubai, mulai hari ini, 15 Mei 2021, hingga 31 Mei mendatang.

Ada perbedaan mencolok antara Shin Tae-yong dan Bert van Marwijk dalam menentukan skuad pilihannya.

Sebagai pelatih anyar timnas Indonesia, Shin Tae-yong memutuskan untuk merombak habis skuadnya dan meninggalkan nama-nama pilihan pelatih timnas Indonesia sebelumnya, Simon McMenemy.

Bila dibandingkan, tidak ada satu pun pemain timnas Indonesia saat ini yang turun bermain dalam laga terakhir skuad Garuda melawan UEA, 10 Oktober 2019.

Evan Dimas yang menjadi puing terakhir kerajaan Simon McMenemy di timnas Indonesia juga tidak mendapat menit bermain dalam laga yang digelar di Stadion Al Maktoum, Dubai, UEA itu.

Hal ini berbeda dengan Bert van Marwijk yang memutuskan untuk memanggil kembali beberapa pemain yang menjadi mimpi buruk timnas Indonesia saat itu.

Dalam laga terakhir kontra Indonesia, Bert van Marwijk menurunkan total 14 pemain yang terdiri dari 11 starter dan tiga pemain pengganti.

Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh pemain kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan timnas UEA.

Mereka adalah Waleed Abbas, Mohamad Omar Al Attas, Ahmed Barman, Khalifa Al Hammadi, Ali Mabkhout, Ali Saleh, dan Khalil Al Hammadi.

Para pemain ini bisa disebut sebagai pemberi mimpi buruk bagi timnas Indonesia karena mereka menggilas pasukan Simon McMenemy saat itu dengan lima gol tanpa balas.

Ali Mabkhout menjadi momok paling menakutkan karena berhasil menyarangkan tiga gol alias hattrick ke gawang .

Khalil Al Hammadi yang juga kembali dipanggil van Marwijk juga turut menyumbangkan satu gol pada laga satu setengah tahun silam itu.

Sementara satu gol UEA lainnya disumbangkan oleh Tariq Hassan yang tidak dipanggil lagi.

Di satu sisi, Shin Tae-yong punya alasan tersendiri merombak habis skuadnya di timnas Indonesia.

Rekor buruk berupa lima kekalahan di menjadi penyebab utama.

Menurut Shin, kenangan buruk itu mengganggu kondisi mental para pemainnya dan sempat membuat Evan Dimas Cs kurang motivasi.

Oleh sebab itu, pelatih 51 tahun itu memutuskan untuk tampil dengan wajah baru demi mendongkrak semangat dan penampilan anak asuhnya di lapangan.

“Jadi saat ini memang lima pertandingan Kualifikasi Piala Dunia semua kalah,” ucap Shin Tae-yong kepada awak media pada Selasa (11/5/2021).

“Jadi sebenarnya kurang motivasinya untuk semua pemain. Jadi ini untuk memberikan motivasi juga, untuk menunjukkan performa pertandingan lebih baik lagi mungkin saat ini untuk menggantikan generaasi baru,” pungkasnya.

Meski begitu, Shin Tae-yong tampaknya tidak bisa memandang timnas UEA dengan sepele.

Keberadaan 50 persen pemain dari skuad mimpi buruk timnas Indonesia bisa menjadi alarm tersendiri bagi Shin Tae-yong dalam menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 mendatang.

Timnas Indonesia sendiri baru akan menghadapi UEA pada 11 Juni, setelah sebelumnya menghadapi Thailand (3 Juni) dan Vietnam (7 Juni).

Berita Terkait