Shin Tae-Yong Siap Gas Pol Latihan Fisik Timnas Indonesia

Skuad bakal ditempa latihan intensitas tinggi saat berada di Dubai, (). Dijadwalkan pasukan Merah Putih, terbang ke negara tersebut pada Senin (17/5).

sudah menggelar pemusatan latihan (TC) di Jakarta sejak awal Mei lalu. Namun, Shin Tae-yong, selaku pelatih menyebut program yang diberikannya masih belum sampai tahap tertinggi.

Tae-yong tak bisa mengasih latihan dengan intensitas tinggi di Jakarta karena pemain timnas Indonesia berpuasa. Sekarang, anak asuhnya sudah lebaran, makanya ia bakal memberikan program yang berat.

“Jadi setelah ke Dubai intensitas latihan akan tinggi untuk meningkatkan fisik kalian juga, dan juga kita harus semangat sama-sama sampai pertandingan terakhir nanti,” kata Tae-yong.

Pria asal Korea Selatan tersebut merasa pemain timnas Indonesia memiliki kemampuan yang baik. Akan tetapi, terkendala fisik karena tidak pandai dalam menjaga kondisi.

Penilaian tersebut karena Tae-yong beracuan ketika timnas Indonesia U-19 yang diproyeksikan untuk , menggelar TC di Kroasia beberapa bulan lalu. Anak asuh yang diboyongnya mengalami perkembangan signifikan.

“Selama di Kroasia juga saya lihat sebenarnya pemain Indonesia bisa, tapi balik lagi faktor mentalnya yang kurang. Jujur saya melihat harapan dari , saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk tim ini. Saya percaya kalian semua bisa dan kita pasti bisa,” ucapnya.

Selain itu, Tae-yong menginginkan pemain timnas Indonesia berkorban lebih banyak. Jangan gampang menyerah dengan keadaan yang sedang dihadapi.

“Ya kalian harus kerja keras, striker turun ke zona pertahanan kita dan harus bisa bertarung. Terus juga pemain bertahan kita harus mau lebih bekerja keras. Itu yang kita perlukan, pengorbanan diri. Jadi kalian tidak akan kalah kalau dalam pikiran kalian itu lebih banyak berlari daripada kalah satu langkah, dua langkah,” ujarnya.

“Tapi sebaliknya kalau pemain yang merasa tidak apa-apa kalah satu langkah, dua langkah untuk ambil napas dulu begitu. Ya kalau begitu tidak ada pengorbanan di tim dan otomatis juga tim itu tidak akan jadi kuat,” ia menambahkan.

Berita Terkait