Barito Putera Siap Bersaing di Papan Atas Liga 1 Meskipun Bertumpu Pada Pemain Milenial

Barito Putera tampil cukup mengejutkan pada pagelaran Piala Menpora 2021. Tim asuhan Djajang Nurdjaman ini berhasil mencapai target lolos dari babak grup.

Sebuah pencapaian yang bisa dibilang cukup positif bagi tim yang mayoritas tengah membangun kekuatan dengan kerangka pemain muda.

Riyandi (21 tahun), (19), (18), M Firly (22), M (22), Rafi Syaharil (21), dan Kahar Muzakkar (22) merupakan para pemain muda Barito Putera yang siap menjadi tulang punggung tim dalam beberapa tahun ke depan.

Selama Piala Menpora lalu, Firly dan Luthfi tampil sebagai pemain Barito yang cukup menonjol berdasarkan data dari penyedia statistik, Statoskop.

Eks Indonesia, Muhammad Luthfi, tercatat sebagai pemain Barito dengan umpan sukses terbanyak yakni 128 kali dengan melakukan pemulihan bola sebanyak 11 kali.

Sedangkan Firly yang merupakan jebolan Barito Putera U-20 berperan sebagai tembok kokoh di jantung pertahanan dan menjadi pemain terbanyak dalam hal intersep sebanyak 19 kali dan sapuan 21 kali.

Belum lagi para wonderkid yang mereka miliki dari alumni Indonesia, Adhitya Daffa (17 tahun) dan Alexander Felix Kamuru (16)

Sejumlah pemain muda tersebut bakal ditopang oleh pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki Bayu Pradana, Adhitya Harlan, Ambrizal Umanailo, dan kapten tim Rizky Pora.

Untuk bisa bersaing di kompetisi Liga 1 musim 2021, , sapaan karib Djadjang Nurdjaman, dan tim pelatih telah melakukan evaluasi menyeluruh dari penampilan di Piala Menpora.

Pelatih Djadjang Nurdjaman memimpin latihan perdana Barito Putera di Yogyakarta pada 8 Maret 2021.
Pelatih Djadjang Nurdjaman memimpin latihan perdana Barito Putera di Yogyakarta pada 8 Maret 2021. Media Barito Putera

Lini pertahanan menjadi sektor yang menjadi perhatian serius pelatih yang sukses membawa Persib Bandung juara Liga Indonesia pada 2014 lalu ini.

Usai bertemu manajemen di Banjarmasin beberapa hari lalu, Djanur setidaknya membutuhkan empat tambahan pemain baru, dua di antaranya bakal diisi oleh pemain belakang.

Barito Putera bahkan berencana untuk menduetkan bek asing pada kompetisi mendatang. Barito tengah membidik bek asal Jepang, Kota Kawase, untuk mendampingi .

Sementara satu pemain lagi yang kabarnya sudah menerima pinangan Barito Putera yakni berposisi sebagai fullback kiri.

Namun bek kiri yang dikabarkan berusia 24 tahun itu belum dirilis secara resmi oleh klub berjulukan Laskar Antasari ini.

“Jadi kami memang berpegangan di regulasi awal 3+1 untuk pemain asing. Jadi kami akan menggunakan pemain asing Asia di posisi stopper,” kata Djanur.

Pada pagelaran Piala Menpora lalu, sektor pertahanan memang menjadi kelemahan Barito Putera.

Meski berhasil lolos ke babak 16 besar, pada fase grup Barito Putera kebobolan sebanyak enam kali dari tiga laga dengan rata-rata dua gol per pertandingan.

Beruntung Barito Putera memiliki kiper muda masa depan Muhammad Riyandi. Jika bukan Riyandi yang berada di bawah mistar gawang, mungkin Barito bisa kebobolan lebih banyak lagi.

Bahkan menurut penyedia data statistik Statoskop, selama pagelaran Piala Menpora 2021 Riyandi mampu mencatat 14 penyelamatan penting.

Berita Terkait