Mudah Diubah & Punya Motivasi Lebih – Alasan ‘Potong Generasi’ Di Timnas Indonesia

Timnas berkekuatan 28 pemain untuk melanjutkan Grup G, yang akan digelar terpusat di Dubai, Uni Emirat Arab, Juni mendatang. Dari daftar skuad yang dirilis, timnas seakan memiliki wajah baru.

Begitu banyak pemain muda yang belum pernah mengantongi caps internasional bersama dari daftar pilihan pelatih Shin Tae-yong. Memang, beberapa dari mereka merupakan pemain jebolan timnas Indonesia U-19.

Tentunya tim pelatih Merah-Putih punya alasan kenapa mengubah drastis susunan pemain timnas Indonesia saat ini. Bisa dilihat bahwa pelatih asal Korea Selatan itu ada niat untuk membuat timnas yang berbeda dari sebelumnya.

Dari mulai pertimbangan mengenai kondisi fisik, kompetisi yang tidak aktif, hingga motivasi, menjadi alasan di balik wajah baru timnas Indonesia saat ini. Penuturan Tae-yong pun terdengar masuk akal dan cukup realistis soal keputusannya tersebut.

“Jadi memang sebelumnya Liga Indonesia tidak bergulir selama satu tahun lebih, karena itu performa pemain menurun, otomatis fisik menurun juga. Jadi saat TC saja kami bisa panggil pemain-pemain muda, baru, bisa diubah mental atau pikiran dan fisik mereka menjadi lebih baik,” urai Tae-yong.

“Dengan fisik kuat, kami bisa menghadapi lawan yang nanti akan bertemu dengan kami di Kualifikasi ,” beber eks pelatih timnas Korea Selatan itu.

Bisa dibilang lebih mudah mengubah yang masih muda ketimbang yang sudah jauh berkembang, hal ini mungkin turut menjadi pegangan dari Tae-yong. Selain itu, pemain muda juga diharapkan punya motivasi yang lebih besar untuk membuktikan kapasitas mereka.

Timnas Indonesia semestinya tanpa beban terbang ke Dubai, karena mereka kalah pada lima laga kualifikasi yang sudah dijalani sebelumnya. Harapannya, ada semangat yang terjaga dari wajah-wajah baru saat ini untuk tetap meraih hasil terbaik di Dubai nanti.

“Jadi saat ini memang lima pertandingan Kualifikasi Piala Dunia semua kalah. jadi sebenarnya kurang motivasinya untuk semua pemain. Ini [pemanggilan pemain muda] untuk memberikan motivasi juga, untuk menunjukkan performa pertandingan lebih baik lagi, mungkin saat ini untuk menggantikan generasi baru,” tutupnya.

Patut dinantikan bagaimana segenap pemain usia belasan tahun bisa mengubah timnas Indonesia. Mereka yang merupakan jebolan timnas Indonesia U-19 proyeksi Piala Dunia 2020 yang batal antara lain , Rizki Ridho, , Genta Alparedo, , hingga Braif Fatari.

Ada pun, mereka pemain yang ditempa di kompetisi luar negeri seperti Elkan Baggott, Ryuji Utomo, Egy Maulana Vikri, hingga Witan Sulaeman, diharapkan bisa mewakili generasi baru dari timnas Indonesia ini.

Berita Terkait