Evan Dimas, Puing Terakhir Kerajaan Simon McMenemy di Timnas Indonesia

Evan Dimas menjadi puing terakhir kerajaan di asuhan Shin Tae-yong saat ini.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah mengumumkan 28 nama pemain yang akan diboyong ke .

Ke-28 pemain itu menjadi skuad inti yang akan berlaga di Kualifikasi 2022 Juni mendatang.

Seperti diketahui, timnas Indonesia masih memiliki tiga laga sisa di lanjutan .

Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu pada 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni.

Sebelumnya pasukan Shin Tae-yong juga akan menjajal kekuatan timnas Afganistan dan Oman lewat laga uji coba yang digelar pada 25 dan 29 Mei.

Dari daftar nama pemain yang dipilih Shin Tae-yong, terdapat satu fakta unik, yakni hanya ada satu pemain tinggalan era Simon McMenemy yang kembali dipilih Shin Tae-yong.

Satu-satunya pemain era Simon McMenemy yang kembali dipanggil Shin Tae-yong adalah gelandang Bhayangkara Solo FC, Evan Dimas.

Dilansir Bolasport.com dari Transfermarkt, Evan Dimas tampil dalam tiga laga dari total lima laga yang dijalani Simon McMenemy bersama timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Evan Dimas pertama kali tampil saat timnas Indonesia dikalahkan Malaysia dengan skor pada 5 September 2019.

Kemudian dia juga turun melawan Thailand pada 10 September 2019 yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan tim Gajah Putih.

Terakhir, Evan Dimas juga tampil saat timnas Indonesia digilas Vietnam dengan skor 1-3 pada 15 Oktober 2019.

Evan Dimas sejatinya turut dibawa Simon kala skuad Garuda menghadapi Uni Emirat Arab pada 10 Oktober 2019.

Namun, gelandang asal Surabaya itu cuma memanaskan bangku cadangan saja.

Kemudian Evan Dimas absen pada laga pamungkas Simon melawan Malaysia, 19 November 2019, karena harus menyertai ke SEA Games 2019 di .

Sejatinya, selain Evan Dimas, ada satu lagi nama peninggalan Simon McMenemy yang sempat dipanggil Shin Tae-yong.

Dia adalah Yanto Basna, pemain yang kini membela klub Thailand, PT Prachuap.

Akan tetapi, karena tak bisa datang ke Jakarta tepat waktu, Yanto Basna dicoret dari timnas Indonesia.

Kapten timnas Indonesia era Simon McMenemy itu dicoret bersama dengan kiper , , yang sakit dan tak bisa bergabung dengan skuad Garuda.

Ketua Umum , Mochamad Iriawan, menjelaskan bahwa pemilihan 28 pemain timnas Indonesia murni berdasarkan penilaian dari Shin Tae-yong.

Oleh sebab itu, pihaknya akan menghargai keputusan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

“Ini adalah pilihan dari Shin Tae-yong. Bukan berarti yang ditinggal di Indonesia tidak baik, tetapi ini sekali lagi murni pilihan pelatih,” ucapnya dikutip Bolasport.com dari laman resmi PSSI.

“Pelatih hanya membutuhkan 28 pemain. Itu artinya tidak semua pemain bisa dibawa ke Dubai.”

“Setiap pelatih mempunyai selera untuk memilih pemain. Ya kita hormati saja pilihan pelatih,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Berita Terkait