Rencana Penghapusan Degradasi di Liga 1 2021 Bisa Mencoreng Citra Ketua PSSI

Koordinator #SaveOurSoccer Akmal Marhali menilai rencana penghapusan degradasi di Liga 1 2021 bisa mencoreng citra PSSI di bawah kepemimpinan Mochamad Iriawan.

Menurut Akmal, penghapusan degradasi dalam kompetisi sama saja dengan membuka celah praktik jual-beli pertandingan.

Bila itu terjadi, Akmal menilai citra Mochamad Iriawan sebagai Ketua PSSI bisa rusak.

“Yang dikhawatirkan bila (kompetisi) tanpa degradasi, pemain atau klub bermain setengah hati. Kompetisi menjadi tidak kompetitif. Akan terjadi jual-beli pertandingan untuk mendapatkan pemasukan yang tidak halal dari sepak bola,” kata Akmal.

“Ini tentu sangat berbahaya. Ini akan menjebak Ketua Umum PSSI untuk melanggar statuta dan juga mencoreng citranya sebagai polisi bila matchsetting, matchacting, dan matchfixing sampai terjadi,” tutur Akmal menambahkan.

Soal pandemi Covid-19 yang dijadikan alasan penghapusan degradasi, Akmal menilai hal tersebut sudah tidak relevan.

Pasalnya, menurut Akmal, saat ini sudah tercipta kenormalan baru termasuk dalam sepak bola meski pandemi korona belum berakhir.

“Semua negara menjalankan kompetisi dengan biasanya meski tanpa penonton dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat,” kata Akmal.

“Saran #SaveOurSoccer agar sepak bola kita tetap sehat, jalankan saja kompetisi sesuai aturan. Tidak perlu dimunculkan kebijakan kontroversial yang membuat publik kehilangan kepercayaan,” tutur Akmal.