Liga 1 Tanpa Degradasi, Pelatih Baru Arema Cuek Saja

Exco PSSI sudah memutuskan Liga 1 2021 digelar tanpa degradasi. Namun, regulasi itu baru bisa disahkan dalam kongres mendatang.

Terkait keputusan itu, ada beberapa klub dan pengamat sepakbola yang menyayangkannya. Mereka khawatir kompetisi jadi kurang greget karena tak ada yang berupaya menghindari jeratan degradasi.

Tapi bagi pelatih baru Arema FC, Eduardo Almeida, dia tak ingin larut dengan keputusan itu.

“Itu federasi yang mengambil alih keputusan. Saya harus fokus dengan pekerjaan dan tim saya. Berjuang dapat tiga poin dalam setiap pertandingan,” jelas pelatih 43 tahun asal Portugal ini.

Namun, Almeida saat ini masih belum mengetahui apakah regulasi itu sudah pasti dijalankan atau tidak karena banyak pemberitaan terkait pro dan kontra regulasi itu.

“Saya tidak tahu 100 persen soal regulasi baru Liga 1. Kita lihat saja nanti bagaimana pilihan akhirnya. Dalam sebuah Liga, harus mengikuti aturan yang ada. Itu merupakan poin nomor satu,” tegas mantan pelatih Semen Padang ini.

Almeida tidak ingin ikut campur perihal aturan itu. Dia akan tetap menjalani aturan yang nantinya ditetapkan. Dia tetap serius menyiapkan tim.

“Aturan itu tidak akan memengaruhi persiapan tim,” sambungnya.

Manajemen Arema sempat dapat kritikan pedas dari netizen soal regulasi tanpa degradasi ini. Mereka diberitakan mengusulkan regulasi itu. Namun, Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengklarifikasi jika dia tidak pernah memberikan pernyataan itu.

Tim Singo Edan sampai saat ini hanya mengikuti arus terkait regulasi itu. Bagi Almeida, dia tetap punya tantangan sendiri menangani Arema meski tanpa degradasi.

“Arema tim dengan suporter besar. Pasti tekanannya juga besar. Saya suka tantangan seperti ini. Beginilah jalannya sepak bola,” pungkasnya.