Persebaya Surabaya Tak Ingin Buang Peluang Main Di Asia

Manajemen Persebaya Surabaya menegaskan kesiapan mereka untuk berkompetisi di Asia pada 2022 setelah berniat mengikuti proses AFC Club Licensing yang dilaksanakan tahun ini.

Persebaya sebetulnya mendapatkan peluang untuk tampil di Piala AFC pada tahun ini, karena menempati peringkat dua klasemen akhir Liga 1 2019. Hanya saja, mereka terbentur dengan lisensi klub AFC pada tahun lalu, sehingga tidak bisa tampil di Asia. Jatah Persebaya akhirnya diambil Persipura Jayapura untuk kompetisi tahun ini.

Lisensi klub AFC ini memang wajib diperbaharui di setiap tahunnya, karena menjadi persyaratan untuk tampil di kompetisi Asia.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengatakan, kali ini mereka tidak ingin membuang peluang bermain di kompetisi Asia. Menurut Candra, mereka kini menunggu instruksi mengenai agenda pengurusan AFC Club Licensing tahun 2021 dari PSSI.

“Belajar dari pengalaman itu, tentu kami tidak mau mengulanginya. Padahal, kami punya kesempatan itu. Kami akan melihat dulu dari PSSI program klub lisensi itu kapan. Persebaya akan mengikuti itu,” ujar Candra diwartakan laman Jawa Pos.

Ditambah Persebaya kini sudah mendapatkan izin dari pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Liga 1 setelah polemik nilai sewa. Izin tersebut setidaknya akan memperlicin upaya mereka dalam mendapatkan AFC Club Licensing.

“Itu tentu sangat membantu Persebaya untuk mendaparkan klub lisensi tersebut. Stadion itu sangat penting karena jadi salah satu tolok ukur pengelolaan klub. Bukti klub punya standar atau tidak,” imbuh Candra.

“Insya Allah dengan home base di GBT, itu sangat membantu ketika nanti kami main di level Asia.”

Jika tidak mengalami perbaikan di AFC Club Competitions Ranking pada tahun ini, Indonesia tetap kehilangan jatah di Liga Champions Asia. Seperti halnya tahun ini, Indonesia nantinya hanya mendapatkan satu jatah di fase grup Piala AFC, dan babak play-off.

Selain kompetisi domestik, kiprah Bali United dan Persipura di Piala AFC tahun ini akan berpengaruh terhadap posisi Indonesia di AFC Club Competitions Ranking. Setidaknya hasil positif di Piala AFC akan turut mengangkat posisi Indonesia.