Tak Dukung Liga 1 Tanpa Degradasi, Suporter PSM Takut Timnya Jadi Sarana Judi

Suporter PSM Makassar mengaku takut timnya menjadi wadah perjudian jika Liga 1 2021 digelar tanpa degradasi.

Suporter PSM Makassar yang dikenal dengan sebutan Red Gank PSM baru-baru ini ikut memberikan suaranya terkait dengan isu kompetisi yang sedang ramai dibicarakan.

Hal itu mengenai wacana Liga 1 2021 yang bakal digelar tanpa sistem degradasi.

Artinya, tiga tim terbawah di Liga 1 2021 nanti tidak perlu turun kasta ke Liga 2 meski jadi juru kunci.

Alih-alih demikian, akan ada dua tim terbaik dari Liga 2 akan naik kasta untuk kemudian menggenapi peserta Liga 1 menjadi 20 tim.

Mengenai hal tersebut, suporter PSM Makassar langsung menyatakan tidak mendukung wacana ini untuk direalisasikan.

Pernyataan ini keluar sendiri dari mulut Jenderal Red Gank PSM yang bernama Sadakati Sadat.

Alasan Sadakati tak menyetujui wacana ini dikarenakan dirinya tak ingin PSM Makassar nantinya menjadi sarana untuk berjudi oleh para mafia.

Tentu hal ini akan mengurangi nilai sportivitas yang harusnya dijunjung tinggi dalam kompetisi khususnya Liga 1.

“Selain rawan akan perjudian, ini (wacana Liga 1 2021 tanpa degradasi) akan mengurangi nilai sportivitas dan kompetisi di dalamnya,” ujar Sadakati dikutip Bolasport dari Tribun Timur.

Sadakati meminta para petinggi, yakni PSSI dan PT LIB, untuk mempertimbangkan lagi wacana ini untuk Liga 1 2021 yang lebih baik.

“Ya meskipun saat ini situasinya belum normal, tapi wacananya ini perlu dipertimbangkan lagi sebelum diputuskan,” ujar Sadakati.

Rencananya PSSI baru akan memutuskan Liga 1 2021 akan ada degradasi atau tidak pada saat kongres pada 29 Mei 2021.