Profil Choi In-cheol, Asisten Pelatih Timnas Indonesia yang Bergelimang Prestasi

Mengenal Choi In-cheol, sosok asisten pelatih dalam skuad Timnas Indonesia yang bergelimang prestasi di Korea Selatan. Seperti apa profilnya?

Sebelumnya, kabar mengejutkan datang dalam staf kepelatihan Timnas Indonesia jelang melakoni laga uji coba kontra Afganistan pertengahan bulan Mei mendatang.

Diketahui bahwa skuad Garuda kedatangan salah seorang asisten pelatih baru, Choi In-cheol asal Korea Selatan yang menggantikan asisten pelatih sebelumnya, .

Kabar ini pertama kali berhembus melalui media Korsel, Yonhap News. Menurut laman tersebut, Gong Oh-kyun (asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia sebelumnya) akan diganti oleh Choi In-cheol.

“Gong Oh-kyun meninggalkan tim (Indonesia) dan akan digantikan oleh Choi In-cheol,” tulis rilis dari Yonhap pada Jumat (07/05/21) lalu.

Tak berselang lama, Direktur teknik , pun mengkonfirmasi kedatangan Choi In-cheol yang akan menjadi asisten Shin Tae-yong menggantikan Gong Oh-kyun yang mundur pada Desember 2020.

“Iya benar ada coach Choi. Bukan penambahan, tapi penganti coach Gong yang sebelumnya mundur,” kata Indra Sjafri melalui pesan singkat.

Walau nama Choi In-cheol cukup asing ditelinga pecinta sepak bola Indonesia, namun nama pelatih berusia 49 tahun tersebut sangat dihormati terutama bagi pesepakbola Korea Selatan.

Salah satu penyebabnya adalah, prestasi Choi In-cheol yang beberapa kali berhasil mengharumkan sepak bola Korea Selatan di kancah internasional.

Untuk lebih mengenal sosok asisten pelatih baru Timnas Indonesia ini, berikut INDOSPORT coba merangkum serta mengulas profil Choi In-cheol sepanjang kariernya:

Sama seperti kebanyakan pelatih, Choi In-cheol sendiri dulunya merupakan pesepak bola aktif. Tercatat, dirinya merupakan pemain untuk tim sekolah Dongbuk High School dan Konkuk University.

Namun sayang, dirinya harus gantung sepatu lebih cepat akibat cedera yang diderita. Usai pensiun, Choi In-cheol pun langsung menekuni dunia kepelatihan.

Pada tahun 1998, Choi In-cheol mendapat pekerjaan pertamanya sebagai pelatih di Dongmyeong Elementary School. Hingga tahun 2008, karier kepelatihan Choi In-cheol lebih banyak dihabiskan di level sekolah.

Tercatat, beberapa sekolah pernah menikmati servis kepelatihannya seperti Oju Middle School pada tahun 2001 hingga 2004, serta Dongsan Information Industry High School dari 2004 sampai 2008.

Menariknya, Choi In-cheol lebih sering bersentuhan dengan sepak bola putri ketimbang melatih tim profesional putra. Meski begitu, ia tetap sukses menorehkan sejumlah prestasi.

Puncaknya, Choi In-cheol sukses ditunjuk sebagai pelatih Korea Selatan U-19 pada 2006 dan sempat menjadi pelatih Timnas Putri Korea Selatan Senior setahun berselang.

Pada 2010, Choi In-cheol kembali menjadi pelatih Timnas Korea Selatan untuk level U-20, sebelum akhirnya menangani Timnas Putri Korea Selatan Senior lagi pada 2010-2011.

Selama menukangi Timnas putri Korea Selatan, sejumlah prestasi berhasil dipersembahkan Choi In-cheol. Mulai dari peringkat ketiga gelaran Peace Queen Cup, Medali Perunggu Asian Games 2010 serta Wanita U-20 2010.

Khusus untuk gelaran Piala Dunia Wanita U-20, mungkin jadi salah satu prestasi terbaik Choi In-cheol di Timnas Korea Selatan. Pasalnya, hasil tahun 2010 silam itu merupakan yang pertama serta paling jauh buat skuad Negeri Gingseng selama tampil dalam Piala Dunia.

Sedangkan di level klub, Choi In-cheol tercatat pernah menangani klub Hyundai Steel Red Angels di Liga Putri Korea Selatan atau WK-League pada 2012 hingga 2019.

Delapan musim memperkuat Hyundai Steel Red Angels, berhasil membawa timnya menjuarai WK-League sebanyak tujuh kali beruntun mulai dari 2013 sampai akhir masa jabatannya di 2019.

Sampai saat ini, Incheon Hyundai Steel Red Angels pun masih memegang status klub dengan gelar juara terbanyak di kasta teratas Liga Korea Selatan (8 kali). Berbekal sederet prestasi tersebut, menarik dinanti duet Choi In-cheol dan Shin Tae-yong saat keduanya menukangi Timnas Indonesia nanti.

Berita Terkait