3 Pemain Persib yang Terabaikan dari Timnas Indonesia: Bisa Jadi Pembeda untuk Tim Garuda

Dari masa ke masa, pemain Persib Bandung kerap mendapat panggilan untuk membela Timnas . Bahkan, beberapa nama memiliki peran penting di skuad Garuda.

Seperti dalam ajang Piala Kemerdekaan di Malaysia pada era 1960-an. Tercatat ada delapan pemain Persib yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia, seperti Omo Suratmo, Fattah Hidajat, Iljas Haddade, Ishak Udin, Wowo Sunaryo, Sunarto, serta Timisela bersaudara (Henky dan Pietje).

Saat itu, para pemain Tim Maung Bandung mendominasi daftar skuad Timnas Indonesia dalam ajang Merdeka Games di bawah asuhan Toni Pogacnik.

Kontribusi pemain Persib Bandung ketika itu turut membantu Indonesia menjuarai Merdeka Games 1961, setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1 pada laga final.

Memasuki era 1990-an, Ajat Sudrajat, Robby Darwis, , hingga Yudi Guntara merupakan bagian dari generasi emas Persib. Selain di Persib Bandung, Ajat, Robby, Djadjang, dan Yudi turut menjadi andalan di Timnas Indonesia.

Pasca-era Robby Darwis, nama dan Eka Ramdani juga menjadi langganan membela Timnas Indonesia. Termasuk Febri Hariyadi sebagai generasi penerus dari Persib yang kerap dipanggil ke Timnas Garuda.

Namun lambat laun, Persib Bandung mulai minim mengirimkan pemain ke Timnas Indonesia. Saat ini, hanya kiper muda yang mewakili Tim Maung Bandung.

Padahal, Aqil minim kesempatan bermain bersama Persib. Bahkan di Piala 2021, Aqil Savik tidak pernah dimainkan pelatih Persib Bandung, Robert Albert.

Padahal, di Tim Maung Bandung setidaknya ada pemain-pemain yang sekiranya pantas menjadi bagian dari Timnas Indonesia, seperti , Beckham Putra Nugraha, dan Bayu Fiqri.

Selain tiga pemain muda itu, ada juga tiga pemain Persib Bandung yang cukup berpengalaman dan tidak mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. Siapa saja mereka? Berikut ini adalah perinciannya.

1. Ferdinand Sinaga

Pemain kelahiran Bengkulu, 18 September 1988 itu pernah membela Timnas Indonesia pada 2011 hingga 2014. Kecepatan dan tendangan keras menjadi kelebihan yang dimiliki Ferdinand Sinaga.

Dia juga bermain cukup ngotot dan bisa menempatkan posisi saat berada di depan gawang lawan. Tak heran, sosok Ferdinand cukup berbahaya jika sudah berada di depan gawang lawan.

Kemampuannya itu, sempat dilirik Rahmad Darmawan saat menangani Timnas Indonesia U-23 di ajang 2011. Ferdinand Sinaga pun membuktikan dengan mencetak delapan gol dalam sembilan penampilan.

Striker Persib Bandung itu juga dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-23 di ajang Asian Games 2014. Namun, tahun ini Ferdinand Sinaga tidak dilirik pelatih untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta.

2. Febri Hariyadi

Pemain sayap kelahiran Bandung, 19 Februari 1996 itu mulai terlihat kemampuannya pada 2016. Gocekan, kelincahan, dan kecepatan dalam menggiring bola menjadi kelebihan Febri Hariyadi.

Kemampuan yang ditunjukkan Febri menjadi perhatian serius bagi pelatih Timnas Indonesia saat itu, Luis Milla pada 2017 sampai 2018. Febri Hariyadi pun sukses mencetak tiga gol dari 22 penampilan bersama Timnas Merah-Putih pada 2017.

Pada 2018, pemain yang akrab disapa Bow itu juga tetap mendapat kepercayaan dari Luis Milla. Namun, setelah pelatih asal Spanyol itu tidak menangani Timnas Indonesia, nama Febri pun tidak lagi dilirik.

Padahal, dilihat dari kemampuannya, ia masih pantas untuk memperkuat Timnas Indonesia. Pemain bernomor punggung 13 di Persib Bandung itu pun mampu membuktikan sebagai winger yang berbahaya saat gelaran Piala Menpora 2021.

3.

kelahiran Belanda 22 Oktober 1997 itu juga berpengalaman membela Timnas Indonesia. Sama dengan Febri Hariyadi, sosok Ezra terpanggil ke timnas saat ajang SEA Games 2017 di bawah asuhan Luis Milla.

Meskipun pada ajang tersebut Timnas Indonesia hanya meraih medali perunggu, pencapaian itu cukup lumayan. Terlebih Ezra untuk kali pertama membela Timnas Garuda.

Sayang, timnas di era kepemimpinan Shin Tae-yong, Ezra masih belum dilirik. Padahal, ia cukup mumpuni untuk dicoba memperkuat Timnas Indonesia.

Walaupun di Piala Menpora 2021 kurang maksimal dalam bermain, ia membuktikan sebagai striker yang berbahaya dengan menyumbang tiga gol dan turut membantu Persib Bandung lolos hingga ke final.

Berita Terkait