Persipura Jayapura bentuk kerangka tim inti

Skuad Jayapura terus berbenah dan memantapkan kesiapan mereka jelang keikutsertaan di ajang 2021, yang akan dihelat pada pertengahan Juni mendatang.

Saat ini, skuad berjulukan Mutiara Hitam itu tengah memusatkan latihan (TC) di Jawa Timur dengan memilih Kota Surabaya dan Kota Malang. Persipura akan berada di sana hingga sebulan lebih, sebelum bertolak ke Singapura untuk memainkan laga Grup H.

Hingga dua pekan berada di Kota Surabaya, juru taktik Persipura, , mengatakan dirinya sudah mendapatkan gambaran kerangka tim inti. Namun Jacksen masih ingin melakukan beberapa eksperimen untuk mencari komposisi yang tepat.

“Saya belum bisa pastikan karena situasi latihan mereka. Memang sudah ada gambaran dalam perkembangan Latihan. Kerangka tim inti sudah ada tapi saya belum bisa beberkan. Itu tujuan kita berlatih, meningkatkan permainan dan menambah persaingan antar pemain. Saya sudah punya gambaran kerangka tim inti, tapi kita masih punya banyak waktu panjang lagi untuk mencoba bereksperimen,” kata Jacksen kepada awak media Jubi, belum lama ini.

Kerangka tim inti itu yang coba diturunkan oleh Jacksen ketika timnya berujicoba dengan U-20. Dalam laga tersebut, Jacksen memadukan pemain senior dan sejumlah pemain muda. Alhasil, tim kebanggaan masyarakat Papua itu sukses menang dengan empat gol tanpa balas, di Lapangan Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Kamis (29/4/21) lalu.

Kemenangan yang diraih Persipura itu membuat sang pelatih, Jacksen Tiago, puas. Jacksen menyebut anak asuhnya sudah bermain cukup baik.

Pelatih berkebangsaan Brasil ini menilai performa anak asuhnya sudah seperti yang diharapkan. Materi latihan sudah diserap dengan baik oleh anak asuhnya yang nampak bermain dengan enjoy di laga ujicoba itu.

“Kelihatan performa anak-anak kita sudah cukup baik, mulai dari respons terhadap apa yang kita inginkan sewaktu latihan sampai progresnya yang sudah cukup signifikan, mulai dari aspek fisik, pemahaman pemain dan mereka kelihatan sangat enjoy sekali,” ungkapnya.

Walau mengaku timnya sudah bermain bagus di laga ujicoba tersebut, namun Jacksen menilai masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi.

“Yang perlu di evaluasi masih ada, baik dari intensitas dan kecepatan pemain, juga pressure terhadap lawan yang menguasai bola. Selain itu komunikasi antar pemain juga perlu ditingkatkan lagi. Saya itu yang harus ditingkatkan lagi oleh tim kita. Tapi dari aspek lainnya, anak-anak kita sudah cukup bagus,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan kehadiran pelatih fisik Breno Araujo, timnya bisa terus menunjukkan progres signifikan, sebelum nanti bertarung di Grup H, Piala 2021.

“Sekarang dengan kehadiran pelatih fisik kita berharap kita bisa meningkatkan intensitas dan kualitas dalam aktivitas keseharian kita,” harapnya.

Sementara itu, penjaga gawang tim kebanggaan masyarakat Papua, , yang tampil di laga ujicoba kontra Bhayangkara FC U-20, juga mengakui meskipun timnya bermain impresif namun masih perlu melakukan evaluasi dari segi fisik, passing, transisi, dan penyelesaian akhir.

“Sampai sekarang kita sudah uji coba dua kali sebenarnya, yang pertama waktu di Jayapura lawan tim Uncen dan kemarin di Surabaya. Kita masih perlu peningkatan fisik juga karena pelatih fisik baru datang. Dan masih perlu banyak perbaikan, namun sudah mulai ada peningkatan. Fokusnya perbaiki passing, transisi, dan finishing. Komunikasi juga sama positioning, dan beberapa aspek yang perlu kita fokuskan,” kata Gerri. (Jubi.co.id)

Berita Terkait