Korea Utara Dikabarkan Mundur, Penakluk Indonesia Deg-Degan

Federasi sepakbola () meminta konfederasi sepakbola Asia () segera mengambil keputusaan terkaitnya kabar mundurnya Korea Utara dari pertandingan sisa kualifikasi .

AFC sebelumnya telah menunjuk Korea Selatan sebagai tuan rumah Grup H yang digelar secara terpusat, mengingat pertandingan digelar di tengah pandemi virus Corona. AFC menunjuk Korsel dengan alasan mereka merupakan salah satu negara di kawasan Asia yang bagus dalam menangani pandemi virus COVID-19.

Namun belakangan beredar kabar Korut telah mengirim surat kepada AFC terkait keputusan mereka mundur dari laga sisa ini dengan alasan pandemi COVID-19. Korut memang berada di Grup H, dan mempunya peluang lolos meski berada di peringkat empat klasemen sementara. Saat ini, mereka mengumpulkan nilai yang sama dengan Korsel.

Jika kabar ini menjadi kenyataan, Malaysia tentunya berada dalam posisi dirugikan, meski tidak berada di grup yang sama. Sebab, AFC kemungkinan memangkas poin seluruh pertandingan melawan tim juru kunci di setiap grup.

Saat ini Indonesia berstatuskan juru kunci Grup G, karena belum mendulang satu pun poin di lima laga. Di lain sisi, enam dari sembilan poin yang dikumpulkan Malaysia dihasilkan melalui kemenangan dua kali atas Indonesia.

Sementara tiga pesaing lainnya, Vietnam, Thailand, dan (() baru satu kali menghadapi Indonesia. Situasi itu membuat ketiga tim tersebut berada di atas angin untuk merangkak naik di klasemen sementara.

“Saya kira sudah saatnya bagi AFC untuk membuat keputusan akhir tentang posisi Korea Utara, perhitungan slot babak ketiga , atau Piala Asia yang akan berdampak pada ,” ujar sekjen FAM Stuart Ramalingam diwartakan laman Berita Harian.

“Kami tahu, jika Korea Utara mundur, itu akan berdampak sedikit negatif pada tim nasional, sehingga tiga pertandingan (sisa) menjadi lebih penting.”

Kendati demikian, Stuart tetap optimistis, meski Malaysia harus menelan pil pahit bila pembatalan poin dari tim juru kunci diterapkan AFC. Dengan demikian, tiga laga sisa melawan Vietnam, Thailand, dan UEA harus dijalani secara maksimal.

“Saya kira sudah siap turun ke lapangan dan memenangkan semua pertandingan. Jadi tidak akan mengubah semangat, target, dan tujuan tim,” tegas Stuart.

Berita Terkait