Persiraja Sodorkan Klausul ‘Unik’ saat Jalin Negosiasi dengan Pemain Asing

menerapkan klausul kontrak yang cukup unik saat menjalin negosiasi dengan pemain asing incaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Banda Aceh, Djailani.

menuturkan, klausul kontrak yang disodorkan kepada pemain asing tersebut mengikuti situasi kompetisi di .

Sebab, kompetisi yang nantinya dijadwalkan bergulir pada 3 Juli 2021 belum diketahui bagaimana pelaksanaannya.

“Sedang nego dengan beberapa pemain (asing), yaitu dengan klausul tanpa penonton,” kata Rahmat Djailani.

“Klausul apabila sudah ada penonton 30 persen, apabila ada penonton 100 persen.”

“Nah kami (Persiraja Banda Aceh) harus memakai klausul itu kan dalam bernegosiasi,” tegas Rahmat Djailani.

Dikatakan Rahmat Djailani, bagi pemain asing, klausul seperti itu tergolong sebagai sesuatu yang baru.

Maka dari itu, pemain asing tersebut harus mempertimbangkan secara matang saat mempelajari klausul yang diajukan Persiraja Banda Aceh.

“Ada beberapa pemain asing klausul seperti itu hal baru bagi mereka,” tutur Rahmat Djailani.

“Jadi mereka harus mempertimbangkan baik buruknya segala macam,” ujar Rahmat Djailani kepada BolaSport.com.

Rahmat Djailani menambahkan, klub yang berjulukan Laskar Rencong itu sangat berhati-hati dalam mengontrak pemain.

Rasa trauma penundaan kompetisi Liga 1 pada tahun lalu masih menghantui pikiran Persiraja Banda Aceh.

“Kami enggak bisa gegabah juga, kasus Jogja yang tiba-tiba dibatalkan, kami trauma, bikin keuangan kami parah,” kata Rahmat Djailani.

Dari segelintir nama yang dikaitkan dengan Persiraja Banda Aceh, ada satu pemain asing yang sedang intens dalam penjajakan.

Pemain tersebut adalah Antonio Timothy German.

Sejauh ini Antonio Timothy German masih tercatat sebagai pemain PDRM FC, klub divisi kedua Liga .

Berita Terkait