Anomali Aqil Savik: Minim Jam Terbang di Persib, Selalu Ada Tempat di Skuad Timnas Indonesia

Kiper Persib Bandung, Muhammad Aqil Savik beruntung. Meski minim bermain di klub, Aqil Savik beberapa kali terpanggil ke Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Awal kariernya di timnas dimulai pada Piala AFF U-18 2017 yang berlangsung di Myanmar. Aqil tergabung dengan Timnas U-19 sebagai kiper ketiga. Pada 2018 di Piala AFF U-17, Aqil kembali dipanggil menjadi kiper kedua

Kiper kelahiran Bandung, 17 Januari 1999 ini mengawali kariernya di Akademi Persib pada 2014 hingga 2017. Dan pada 2017, Aqil terpanggil ke Timnas Indonesia U-19 dan tampil dalam delapan laga.

Dari Timnas, Aqil pun dipromosikan ke Persib senior pada 2018. Hingga saat ini ia masih tercatat sebagai kiper Maung Bandung, meski pada musim 2020 dipinjamkan ke Bandung United.

Selama gabung Persib, Aqil hanya bermain selama 134 menit dalam dua kali penampilan. Pemain dengan tinggi badan 186 cm ini memang harus bersaing ketat dengan para seniornya, yakni I Made Wirawan, Teja Paku Alam, dan Dhika Bayangkara.

Bahkan di turnamen Piala Menpora, sosok Aqil tidak pernah diturunkan. Meski demikian, pemain bernomor punggung 30 di Persib itu kembali mendapat kesempatan di Timnas Indonesia untuk persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Alhamdulillah terpanggil, tujuan saya memang ingin masuk timnas dan siapapun pemain pasti sangat ingin masuk timnas, mau pemain muda, pemain manapun pasti ingin ke timnas. Jadi saya bersyukur terpanggil,” ujar Aqil Savik, Selasa (27/4/2021) di Bandung.

Menurut Aqil, bergabung dengan Timnas Indonesia untuk menghadapi tiga pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G di Uni Emirat Arab (UEA) adalah pengalaman berharga.

Untuk itu, ia tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

“Persiapan saya pribadi sejauh ini bagus, sampai terakhir fisik juga terjaga,” cetus Aqil lagi.

Aqil mengaku kerap menjaga kondisi fisik dan dipantau pelatih kiper Persib, Luizinho Passos. Meski tak tampil di pertandingan, ia mengaku dalam konsisi bagus.

“Jadi secara kondisi saya siap. Kami juga saling tukar ilmu dengan Nadeo dan Ryandi yang sama-sama dipanggil ke timnas. Mereka memang sudah seperti teman sendiri, tukar wawasan, tukar pengalaman, dan enjoy,” kata Aqil.

“Mudah-mudahan nanti diberi menit bermain karena itu target saya. Coach Passos juga selalu memberi pesan untuk kuat, tunjukkan karakter, dan harus lebih percaya diri,” ucap Aqil.