Rencana Besar Pengusaha Malaysia di PSPS Riau: Balik ke Kandang Lama dan Kerja Sama dengan Kelantan FC

Norizam Tukiman menjanjikan klub Liga 2 PSPS Riau bakal bekerja sama dengan klub Malaysia Kelantan FC.

Pemilik baru PSPS Riau asal Malaysia, Norizam Tukiman, tampak memiliki rencana besar bersama klub Liga 2 tersebut.

Norizam Tukiman memang baru saja disahkan sebagai presiden baru PSPS Riau, Senin (3/5/2021) kemarin.

PSPS Riau menjadi klub kedua yang dimiliki Norizam Tukiman setelah klub Liga Primer Malaysia, Kelantan FC.

Langkah pertama yang dilakukan Norizam Tukiman setelah menjadi Presiden PSPS Riau adalah mengunjungi Stadion Utama Riau.

Stadion Utama Riau didirikan untuk PON 2012, tetapi belakangan menjadi stadion “hantu”.

“Setelah acara penandatanganan, Norizam Tukiman melakukan kunjungan ke Stadion Utama Riau,” tulis PSPS di Instagram resmi klub (3/5/2021).

“Objektif kunjungan untuk menentukan kemungkinan lapangan latihan dan pertandingan kandang yang akan digunakan PSPS Riau musim 2021.”

Norizam Tukiman pun angkat bicara tentang akusisi PSPS Riau tersebut pada media Malaysia, New Straits Times.

Pengusaha berjuluk Zamsaham itu mengaku ingin melakukan bisnis sepak bola hingga Indonesia.

“Industri sepak bola Indonesia bakal bergeliat seperti halnya ekonomi negara itu pada 2024,” ujar Norizam kepada New Straits Times (4/5/2021).

“Itulah mengapa saya berinvestasi sekarang, kami membangun Kelantan FC dan PSPS Riau di bawah bendera The Red Warriors,” tambahnya.

Norizam menjanjikan dua klub miliknya itu akan saling bekerja sama.

Kelantan FC saat ini menduduki peringkat ke-7 dari 11 klub Liga Primer Malaysia, kompetisi kasta kedua NEgeri Jiran.

Kelantan FC diketahui telah mendatangkan pemain asal Indonesia, Natanael Siringoringo.

“Saya menyukai basis suporter PSPS Riau sebagaimana saya menyukai fans TRW Kelantan FC yang ingin klub mereka maju,” tuturnya.

“Ini sebuah kebanggaan, sekarang Kelantan dapat bekerja sama dengan PSPS Riau karena mereka dimiliki orang yang sama,” tandasnya.

Dengan demikian, kompetisi Liga 2 2021 bakal lebih semarak dengan kehadiran klub beserta investor baru.

Sejumlah klub “baru” tersebut antara lain Dewa United, Rans Cilegon FC, hingga Persis Solo.

Klub-klub tersebut akan bersaing dengan kubu “lawas” seperti Sriwijaya FC, PSMS Medan, PSIM Yogyakarta, Semen Padang, hingga Mitra Kukar.