Jersey Asnawi Mangkualam Bahar Laris Manis

Klub 2 Korea Selatan, , mulai mendapatkan dampak ekonomi dari perekrutan Bahar. Ofisial Ansan menyebutkan pesanan untuk jersey bertuliskan sangat tinggi.

Manajemen Ansan secara resmi telah meluncurkan replika jersey kandang polos musim ini pada akhir bulan lalu dengan banderol sebesar 60.000 won, atau sekitar Rp769 ribu.

Jika menginginkan jersey itu tercantum nama dan nomor punggung pemain bakal dikenakan biaya tambahan sebesar 10 ribu won (Rp128 ribu). Namun penulisan nama ini hanya menggunakan abjad Korsel. Tambahan biaya 13 ribu won (Rp167 ribu) juga dikenakan jika ingin memasang emblem K League 2.

Peluncuran replika jersey ini menarik minat cukup tinggi bagi penggemar Ansan. Performa apik Asnawi sejak menjalani debut bersama Ansan di Piala FA Korsel pada akhir Maret turut memberikan peran. Jersey Ansan ini tidak hanya diburu warga yang berada di Korea, tapi juga penggemar sepakbola Korsel di Indonesia.

“Permintaan terhadap jersey di distributor lokal mengalami peningkatan. Kebanyakan mereka memesan jersey bertuliskan ‘Asnawi’,” ungkap ofisial klub tanpa merinci secara detail jumlah pemesanan seperti dikutip laman Sportal Korea.

Sayangnya, Ansan hanya bisa melayani pembelian di dalam negeri. Namun manajemen kini sedang berusaha menggandeng perusahaan perdagangan elektronik (e-commerce) untuk memenuhi permintaan pasar di Indonesia.

“Kami sedang mencari pusat perbelanjaan internet paling populer di Indonesia. Lebih bagus lagi jika ada cabang di dalam negeri (Korsel), jadi akan berkembang pesat,” ujar ofisial Ansan.

Asnawi memang menjadi fenomena pada musim ini, karena sampai sekarang dianggap sebagai pemain Asia Tenggara paling sukses di Korsel. Keraguan sempat muncul ketika Asnawi belum melakoni pertandingaan bersama Ansan.

Jumlah pengikut di akun Instagram mereka kini mencapai 58 ribu. Itu menjadi angka tertinggi bagi klub di Korsel. Bahkan jumlah itu melampaui dua tim besar di K League 1, Jeonbuk Hyundai and Ulsan Hyundai, yang memiliki pengikut sekitar 51 ribu.

“[Sebelumnya] Itu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai angka 30 hingga 40 ribu. Tapi berkat aktivitas Asnawi, jumlahnya melesat melebihi 50 ribu [dalam waktu singkat]. Bahkan fans dari Indonesia kini mengampanyekan ‘Bikin sampai 100 ribu’,” tutur ofisial Ansan tersebut.

Berita Terkait